Jumat, 28 Mei 2021

Kalah



Kalah

Menahan Amarah

Kalah 

Menyembunyikan Kecewa

Kalah

Menahan Kebencian


Rugi

Biarkan Dirasakan

Dan Direnungi

Diam Bukan Solusi

Berbicara Pun Sia Sia


Apa

Melihat Pun Tak Sudi

Menyimpan Segala Kelemahan

Jangan Biarkan Jiwamu

Kalah Dengan Energi Setan


Tinggalkan Saja

Angkat Tangan Dan Kaki

Biarkan Menari-nari

Karena Sendiri

Belajar Part 2



Isinya tetap tentang Literasi, materi pertama tentang "memahami konsep dan bentuk pelaksanaan Assesmen Nasional" yang diharapkan di materi ini saya menangkap yakni siswa diharapkan berperan aktif di masyarakat melalui literasi dan numerasi. 

Materi kedua, di paparkan beberapa contoh pembuatan soal. Soal-soal tersebut dijelaskan secara rinci setiap bagian. Ada pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, uraian dan esay. Lalu harus ada bagian bacaan ini menggambarkan teks literasinya. Sehingga membaca dan memahami merupakan modal awal agar bisa mengerjakan soal-soalnya.

Begitu juga dengan numerasi, numerasi pasti berkaitan dengan angka. Ini disampaikan oleh pemateri yang kelima. Dibagian numerasi banyak bentuk soal yang perlu dibaca dan dipahami. Bentuk soal pun bisa beragam ada yang melalui gambar, diagram atau yang lainnya.

Pada materi ke tiga diselingi dengan cofee break. Tapi materinya cukup panjang, tidak menutup kemungkinan rasa bosan dan ngantuk pasti melanda. Hiburannya adalah makan permen, nulis, dan memfoto teman. Kemudian menggerakkan badan. Menguap terus lalu mata berkaca-kaca alias pedes benar. 

Di materi ketiga menjelaskan tentang pembelajaran literasi. Minimal di sekolah mempunyai perpustakaan yang harus dikunjungi siswa. Dalam rangka menumbuhkan kebiasaan dalam membaca. Saya rasa ini "PR" besar buat semua pendidik, bagaimana cara menumbuhkan rasa senang membaca. 

Kemudian dicontohkan beberapa pembelajaran yang berliterasi. Seperti hasil karya anak dipajang di kelas hal ini sangat berdampak positif kepada siswa. Kemudian membangun kebiasaan berliterasi, harus mulai sejak dini. Seperti sepuluh menit untuk membaca buku. Jangan dibebani siswa terlebih dahulu dengan tugas selanjutnya. Hanya cukup membaca.

Pada materi terakhir berisi tentang penyusunan RPP yang disederhanakan. Disitulah setiap peserta mendapat tugas untuk membuat RPP. Panitia sudah menyediakan formnya, kemudian tinggal diisi. Dengan Bu Shely cepat-cepat mengisi form tersebut dengan tujuan cepat selesai dan cepat pulang. Lalu setelah selesai, dari pemateri meminta untuk mempresentasikan. 



Setelah presentasi ada beberapa masukan, kemudian kami revisi dan alhamdulillah acara dapat diakhiri dan di tutup. Besar harapan tentang diseminasi tentang literasi dan numerasi dapat diterapkan di lembaga masing-masing dengan baik. 

Tak lain semoga lembagaku bisa melakukan literasi dan numerasi ini dengan penuh kelancaran.

Belajar Part 1



Kali ini kesempatan yang luar biasa bisa mengikuti pelatihan ini. Diseminasi Bimtek Pembelajaran Berbasis Literasi dan Numerasi bertempat di Mi Modern Mutiara Iman Ngunut Tulungagung. 

Saya mewakili kelas V, dengan Bu Shely mewakili untuk kelas IV. Kami menempati ruangan yang sangat nyaman di lab komputer tentu dengan fasilitas yang ada dengan lengkap komputer dan berAC. Acara di buka persis pukul 08.30 dipandu oleh Ibu Tri Darbudi Antari.

Ada delapan nara sumber dari Rejotangan. Materi dimulai pukul 09.00. Jadwal rentetannya sebagai berikut. 



Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari Bimtek sebelumnya dilaksanakan di beberapa titik di Mi Negeri, MtsN dan MAN di kabupaten Tulungagung. Peserta wajib ikut diseminasi, bisa secara daring dan langsung bertatap muka. Kesempatan kali ini langsung tatap muka dan mematuhi kesehatan.

Kalau kita lihat ada enam materi yang disampaikan oleh delapan narasumber. Kebayang, rasa bosannya jika benar-benar tidak menata niat dengan benar. Diseminasi dengan teman ini saya pribadi sudah dua kali.

Tentang literasi dan numerasi dulu disampaikan oleh Dosen dari Universitas Negeri Malang yakni Bu Titik Harsiati melalui zoom meeting. Nah, kali ini kedua menerima materi yang sama secara langsung.

Selasa, 25 Mei 2021

Dua Payung



Dua Payung

Dengan Segala Kelebihan

Dan Segala Kekurangan

Bukan Untuk Berlomba


Dua Payung

Yang Akan Sama Melindungi

Dari Terik Panas Matahari

Atau Hanya Hujan Deras Turun


Dua Payung

Kau Harus Berbesar Hati

Karena Memilih Diantara Dua

Bukan Hal Yang Mudah


Ketahuilah Dua Payung

Pasti Ada Yang Lebih

Ketika Aku Memilihmu

Namun

Ketika Aku Tak Memilihmu

Bukan Berarti Kau Tak Melindungiku

Maka

Berbesar Jiwalah Wahai Payung

Jangan Lupa



Jangan Lupa

Kita Bermain Bersama

Jangan Lupa 

Kita Makan Bersama

Jangan Lupa

Kita Berlarian Berdua

Jangan Lupa

Kita Bertukar Canda

Jangan Hanya Jadi Cerita

Yang Tidak Akan Menjadi Sejarah

Hingga Tak Pantas Untuk Dikenang

Sadarilah Betapa Indah 

Kasih Mengasih 

Rindu Merindu

Antara Kamu Dan Aku

Yang Dulu Dan Sekarang

Akan Sama Saja

Sendiri



Menikmati Malam

Angin Berhembus Di Sela-Sela

Jendela Kaca

Menikmati Musik Dangdut Modern

Mencoba Berdamai Dengan Suasana

Meski Sendiri Menghayal Agar Ramai

Penuh Dengan Cerita Cinta Berdua

Namun, Tetap Saja Ini Sendiri

Inikah Rasanya Sendiri

Atau Hanya Kesepian 

Karena Tanpa Hadirmu

Aku Memaksa Diriku Untuk Bangun

Dan Berdiri Penuh Percaya Diri

Melangkah Dengan Pasti

Meski Malam Ini Sendiri

Tidak Apa-Apa

Karena Kamu Pasti Akan Kembali

Minggu, 23 Mei 2021

Pemberani



Sebagai manusia kita pasti dianugerahi sebuah kemampuan salah satunya sikap pemberani. Sikap pemberani akan mengarah kepada hal yang baik dan buruk. Semua tergantung kepada pengendalian kita sebagai pemilik sikap pemberani tersebut.

Berani kepada hal negatif, lebih cenderung mudah dilakukan, banyak hal yang tidak kita sadari itu adalah sifat pemberani tapi sebenarnya menjerumuskan atau merugikan. Contoh saja, ketika pengendara sepeda motor dia akan ngebut sesuai keinginan tanpa melihat sekeliling meski itu resikonya besar.

Lalu sifat pemberani yang positif itu juga banyak. Tapi berani mengakui kesalahan itu jarang terjadi. Berani berkata benar, meski banyak melukai hati seseorang itu bukan hal yang mudah.

Jika kita berani mengakui kesalahan atas segala hal yang kita buat di hadapan orang banyak itu patut diacungi jempol sifat pemberaninya. Tidak jarang, dari kita menyembunyikan rapat-rapat kesalahan kita. Namun, kesalahan orang lain diumbar-umbar. Apakah hal demikian dinamakan pemberani? 

Jawabannya itu semua lawan dari pemberani sebenarnya manusia yang seperti itu namanya manusia yang penakut. Hanya menggunakan orang lain demi menutupi kelemahan atau kesalahannya sendiri. Naudzubillah

Marilah terus intropeksi, mengoreksi diri sendiri. Karena segala hal yang kita lakukan sebaik apapun kita pasti dinilai manusia salah. Meski begitu jangan lelah untuk selalu berbuat baik. Karena yang patut menilai adalah Yang Maha Tahu Atas SegalaNya yakni Allah SWT. 

Sekian

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...