Rabu, 20 Desember 2023

Ahad, 3 Desember 2023

 





Public Speaking, berkomunikasi dan berbicara di depan orang banyak, bukan hal yang mudah. Salah satu modal utama adalah memiliki mental yang kuat dan persiapan yang matang. Persiapan yang matang adalah terkait dengan topik yang akan dibicarakan.

Pengalaman hari ini adalah sangat luar biasa dan anugerah bagi saya. Memang acara ini bukanlah acara yang kecil. Dihadiri oleh wali santri dari kelas sepuluh sampai dua belas di SMA Islam Sunan Gunung Jati Pondok Ngunut. Kurang lebih hadirin enam ratusan.

Menyampaikan tentang STAI MAS dengan singkat namun bisa diterima dengan baik memang sebuah tantangan tersendiri. Mengenalkan berbagai program studi,  organisasi serta kegiatan mahasiswa. Selain itu, STAI MAS kampus yang berbasis pesantren dengan keunggulannya. Berharap dengan besar, jika putra atu putri Bapak/ibu semua bisa melanjutkan di STAI MAS.

Pada kesempatan ini, saya tidak sendiri ada Bapak Choirudin, M.Pd dan Ibu Hanik Shofa Marfiyah, M.Pd dan Ibu Nike beliau bertiga juga merupakan dosen-dosen STAI MAS. Pada saat penyampaian materi sebisa mungkin untuk enjoy agar tidak terlihat grogi, namun ternyata belibet kata terjadi. Nah, untuk apapun itu, tetap lanjut saja dan sangat terbantu oleh Bu Srinatun dan Bu Shofa yang membisikkan kalimat atau kata dari belakang.

Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan memberikan izin untuk STAI MAS bergabung di acara ini. Terutama kepada seluruh pengasuh Pondok Ngunut dan kepala SMA Islam Sunan Gunung Jati Bapak Zamahsari. Semoga dengan langkah-langkah ini STAI MAS, semakin berjaya dan berkah. Mari daftarkan diri anda di STAI MAS. 

Desember Yang Padat Merayap

 





Diujung tahun 2023, banyak sekali hikmah untuk menjadi pembelajaran dan pengalaman. Desember pertama bagaimana mempersiapkan untuk penilaian akhir semester ganjil, menghabiskan banyaknya materi di kelas, terdapat kegiatan bimtek di Jepun View Resto dengan seluruh guru. Selain itu, agenda kampus yang terus berjalan, mulai dari penulisan-penulisan tugas wajib dosen, persiapan borang-borang, agenda rapat, diskusi dan ujian akhir semester ganjil tahun akademik 2023.

Desember di minggu ketiga, dengan berbagai macam kegiatan di luar, seperti outing kelas pertama di Blitar Park untuk anak Mts dilaksanakan Senin, 18 Desember 2023. Dari pagi persiapan sampai acara yang sambung menyambung di kampus, pulang ke rumah hingga ba’da maghrib. Alhamdulillah

Keesokan harinya Selasa, 19 Desember 2023 dilaksanakan outing kelas untuk anak Mi di kampung susu Dinasty, Gondang dengan segala keribetan namun sangat menyenangkan serta seru. Selain itu, hari itu juga bersamaan dengan kegiatan rutinan Fatayat Muslimat Al Hikam Mirigambar, yang bertempat di rumah. Saya belum bisa membantu Umi masak-masak di rumah, namun minimal untuk persiapan ruangan dan beberapa keperluan sudah dipersiapakn dari subuh sebelum berangkat.

Hari sebelumnya menyelesaikan rapot dengan sistem RDM yang cukup menguras energi, sudah mengisi sekitar enam mata pelajaran. Namun apa yang terjadi, hmmm….dengan admin dibuat hosting yang membuat seluruh nilai hilang dan harus kembali kelangkah pertama dan mengisi kembali. Harus tetap sabar dan semangat. Mengerjakan di rumah dengan sampai larut malam.

Lalu hari Ahad, 17 Desember 2023 ada pelantikan panitia PPDB dan PMB seluruh lembaga dinaungan Pondok Pesantren Ngunut. Hari itu juga bersamaan dengan tedak siten saudara dan agenda mengambil timbangan digital untuk persipan panen ikan. Alhamdulilllah terlaksana dengan lancar dilanjutkan dengan mencetak rapot. Dramanya sesampai di sekolahan adalah ketika akan cetak ternyata printer juga ada kendala harus memegangi satu persatu kertasnya, sehingga memakan waktu yang lama.

Setelah agenda cetak rapot dan outing kelas terselesaikan, Rabu, 20 Desember 2023 ada agenda bias atau suntik untuk anak kelas 1,2 dan 5. Agenda ini juga bersamaan dengan ujian tahfidz hari pertama. Dan paling seru juga bersamaan dengan kegiatan PKM Dosen STAI MAS di Mts Al Qur’an Jabalkat. Hal ini menyadarkan saya, bahwa bagaimana pun dan apapun kegiatannya harus tetap menjaga kesehatan. Oleh sebab itu, makanan yang bergizi, minum air putih yang cukup juga jangan terlewatkan dan istirahat.

Semoga Desember ini tahun ini penuh dengan berkah. Apapun kondisinya tetap semangat dan jangan lupa untuk selalu menulis. Agar segala cerita padatnya kegiatan bisa menjadi pengalaman yang indah dan berkesan. Kepada semua teman-teman yang terlibat disetiap agenda Desember ini, terima kasih banyak sudah menjadi teman, kolega, saudara, sahabat dengan segala cerita-cerita indahnya.

Dakwah Dan Kisah

 



Belajar adalah salah satu proses untuk sebuah perubahan menjadi lebih baik, dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari salah menjadi benar. Proses belajar bisa kita mulai dimana saja, salah satunya adalah di majelis ta’lim atau sebuah perkumpulan. Majelis ta’lim biasanya digelar pada sebuah rutinan yasinan, acara hari besar Islam di masjid maupun di rumah. Hal ini menyadari bahwa sebetulnya tempat belajar tidak hanya pada sekolah.

Belajar bisa melalui banyak hal misalnya dari sebuah pengalaman, peristiwa atau kisah pasti memiliki sebuah pelajaran atau hikmah di dalamnya. Dan sudah menjadi tugas manusia untuk mengambil sebuah pelajaran. Seperti halnya dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 269, yang berbunyi:

يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ

Artinya:

Dia (Allah) menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang dianugerahi hikmah, sungguh dia telah dianugerahi kebaikan yang banyak. Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran (darinya), kecuali ululalbab.

Allah berkuasa dan berkendak kepada siapa saja termasuk untuk mengambil hikmah. Tetapi yang perlu diingat dalam mengambil sebuah pelajaran atau hikmah dalam peristiwa hendak memiliki ilmunya. Ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan akan seiring berjalan. Diiringi dengan pengalaman yang ada dan keilmuan yang terus berkembang. Namun, jangan lupa untuk selalu bertukar pikiran atau diskusi dengan teman atau kawan. Sehingga keilmuan akan selalu berkembang dan ada pengalaman yang baru dari teman akan membuat kita belajar.

Pada kisah-kisah Nabi zaman dahulu, semuanya mengandung hikmah dan pelajaran untuk semua manusia. Misalnya saja, pada kisah Nabi Daud bagaimana beliau diturunkan dibumi dan pertemuannya dengan Siti Hawa. Beliau memerlukan waktu yang sangat lama dan bersabar. Bagaimana beliau memakan buah khuldi, buah yang dilarang oleh Allah untuk dimakan. Semuanya mengandung hikmah dan pelajaran yang baik. Oleh sebab itu, tetap harus belajar dan mau mempelajarinya.

Senin, 27 November 2023

Karakter Pantang Menyerah



Jauh sebelum munculnya kurikulum 2013 yang mencanangkan pendidikan karakter, sebetulnya implementasinya sudah dilaksanakan terlebih dahulu. Pembiasaan-pembiasaan dibangun mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Melihat pentingnya sebuah karakter maka penekanan di masing-masing pembagian pendidikan karakter diperlukan dan dipatenkan dalam sebuah kurikulum.

Salah satunya adalah karakter pantang menyerah. Pantang menyerah tidak gampang putus asa, sangat perlu ditanamkan, terutama di zaman sekarang. Pada generasi muda, yang biasa disebut dengan istilah milenial, gen Z dan gen yang lain, mereka melihat beberapa hal cenderung yang instan. Memang tidak dipungkiri, salah satu yang mempengaruhinya adalah teknologi peran media sosial.

Pantang menyerah tidak boleh begitu saja dihafal atau hanya sebatas teori untuk mereka. Pantang menyerah bukanlah hal untuk memerahi penjajah yang berupa fisik seperti zaman dulu. Tetapi, pantang menyerah untuk lebih berani menjadi manusia yang berprinsip, komitmen dan ikhlas dalam segala hal.

Tiga hal dalam mewujudkan karakter pantang menyerah tidak akan lepas dan harus didasari dengan tawakkal'ala-Allah. Sehingga apapun yang telah dihadapi, meyakini akan selalu ada solusi dan hikmah. Pembentukan karakter membutuhkan namanya proses. Sehingga karakter tidak mudah menyerah harus tetap dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Pantang menyerah menjadi manusia yang memiliki prinsip kuat, tentu saja tidak akan mudah terombang ambing dalam mengambil keputusan atau pilihan yang telah dihadapi. Sedangkan komitmen merupakan kesiapan yang matang untuk melakukan suatu hal dengan segala resiko atau konsekuensinya. Ketika keduanya terpenuhi maka rasa percaya diri, sikap bertahan bahkan mental yang kuat akan terbentuk.

Ikhlas sikap rela, secara teori mungkin sikap ikhlas mudah dipahami. Ikhlas yang sesungguhnya adalah rela, ridho tanpa penyesalan atau pamrih. Menyadari jalan Allah adalah terbaik setelah segala usaha dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Jika gagal maka terus berani untuk mencoba dan mencoba dan berusaha. Pantang menyerah untuk mengulangi lagi dan lagi untuk menjemput kesuksesan. Jangan sampai sebaliknya, ingin berhasil namun tidak belajar dan tidak mau berproses. 

Mari terus berproses dan pantang menyerah tetapi jangan lupa tawakkal'ala-Allah. Semoga bermanfaat dan selamat membaca

Kamis, 23 November 2023

Belanja Kata

 


Jangan relakan kamu kehilangan kata dalam menulis. Carilah semua kata dan susun agar terus menjadi kalimat. Jika dirasa masih kurang kata, maka "kulakan" atau berbelanjalah kata dan kalimat tersebut dari berbagai buku. Buku apapun untuk mungkin awalnya sekedar dibolak dan balik lama-kelamaan pasti akan dibaca.

Kurang kata tidak akan terjadi, mana kala kita benar-benar berniat untuk menulis, menuangkan segala hal. Sebetulnya ketika saya menulis tentang "belanja kata" ini adalah sebagai pengingat dan mengalaminya. 

Berbelanja kata atau "kulakan" kata, sebetulnya tidak hanya membaca buku, kita bisa melakukannya dengan travelling atau berdiskusi. Kadang kita kurang menyadari bahwa dengan silaturrahim juga bagian dari "kulakan" kata. Selain itu, ada pelajaran atau ilmu dari silaturrahim tersebut.

Paling mudah dalam "kulakan" kata adalah dengan melakukan suatu hal secara langsung. Misalnya tentang memasak bagian kegiatan sehari-hari. Berbagai bahan dan cara memasak bisa dituliskan. Tulisan-tulisan tersebut pasti akan digunakan suatu saat. 

Membiasakan belanja kata dengan sering membaca berbagai buku membuat kita semakin kaya. Kata yang telah diserap, direkam dan dilahirkan dalam tulisan akan lebih bervariasi. Selera jenis buku yang dibaca setiap orang tidak sama. Pilihannya sesuaikan dengan kebutuhan dan kesenangan saja. Sehingga tulisan yang telah tersusun akan lebih "ciamik" untuk dibaca ringan dan mengalir. Semoga bermanfaat

Dear Teachers

 



Sepertinya Aku Tak Sanggup Melupakan Dalam Menyebutkan Satu Persatu Namamu

Aku Juga Tak Sanggup Bagaimana Melukiskan Sosok Manusia Mulia Dan Sangat Luar Biasa Hebat

Tak Pernah Mengeluh Bagaimana Lelah Letih Mendidik Mengantarkan Semua Siswamu

Aku Sangat Mengingat Bagaimana Do'a-Do'a Engkau Panjatkan Untukku Dan Teman-Temanku

Berdiri Tegak Meyakinkan Bahwa Semua Bisa Dan Pantas Menjadi Juara

Selalu Mengingatkan Bahwa Semua Berharga Semua Cerdas Semua Berpotensi


Tiada Kata Lagi Yang Lebih Manis Kecuali "Pangestunipun" 

Mohon Doakan Terus 

Mohon Maaf Atas Segala Kesalahan

Dan Terima Kasih Yang Tiada Tara

Kami Mustahil Bisa Seperti Ini Tanpa Engkau Wahai Guru


Tetaplah Menjadi Sosok Inspirasi Hebat Dimanapun Berada 

Engkau Pahlawan Sepanjang Masa

Selamat Hari Guru

Jasamu Akan Dikenang Selalu



Jumat, 17 November 2023

Buku Kedua Di Mi Al Quran Jabalkat





Mengumpulkan karya dari peserta didik, memang membutuhkan proses, waktu dan perjuangan. Membuat karya dengan pelabelan "tugas" bagi mereka mungkin adalah tuntutan. Namun, siapa sangka satu tahun setengah telah berhasil mengumpulkannya menjadi buku.

Sebelumnya mengumpulkan tulisan-tulisannya, membutuhkan waktu tiga tahu dari kelas empat sampai berhasil terbit kelas enam. Untuk tahun ini, satu setengah tahun Alhamdulillah berhasil terbit. Terlepas mendapat dukungan atau tidak. Saya mengucapkan berterima kasih banyak kepada semua yang terlibat.

Saya menulis ini bukan untuk riya', pamer, ingin dihargai atau bagaimana. Saya betul-betul bangga kepada siswa-siswi kelas V. Ketika mampu menulis pantun, puisi, cerita pendek, lalu mengumpulkan, sampai pada proses edit dan berhasil terbit adalah bentuk sebuah proses belajar dan menghasilkan karya yang luar biasa. Minimal ada kenangan yang sangat hangat untuk diingat melalui karya atau buku tersebut.

Buku ini dilengkapi dengan foto-foto mereka lengkap dengan tulisannya. Buku ini juga terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah pantun. Bagian kedua adalah puisi. Dan bagian ketiga ada cerita pendek pengalaman mereka.

Semoga buku ini bisa bermanfaat dan terima kasih kepada semuanya yang telah mengapresiasi. Diantaranya adalah visitor dari Madura ketika proses visitasi Akmi dan guru dari lembaga lain, dosen dan wali murid. Semoga mampu menginspirasi dan mengantero dunia. Tujuan utamanya adalah menularkan virus literasi sejak dini. Semoga kegiatan literasi ini bisa bermanfaat dan terus berlanjut. 

Salam Literasi

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...