Siapapun akan selalu menantinya. Malam Jumat atau hari Jumat adalah sayyidul ayyam, malam yang istimewa, selalu dianjurkan untuk memperbanyak sholawat, membaca Al Quran maupun sedekah.
Malam ini, malam
jumat yang istimewa tidak sepertinya biasanya, setelah rutinan yasinan dan
tahlil. Sambil menunggu waktu sholat isya' rebahan sambil membuka WhatsApp grup
kelas dan grup olimpiade anak-anak. Sambil ngecek pembelajaran dan beberapa
hasil sertifikat olimpiade.
Mendapat pesan
dari beliau Bu Ma'rifah Hidayah tentang untaian sajak yang berjudul "Salam
Satu Jiwa, Salam Literasi" di Grup Gubuk Literasi Pergunu Tulungagung,
kemudian saya baca. Belum sempat selesai, masih membaca kira kira dapat satu
bait, ada pesan lagi dibawahnya kemudian ada file. Ternyata, file tersebut
hasil pengumuman lomba menulis "Spirit Literasi Pergunu" dalam rangka
Hari Guru Nasional tahun 2020.
Tak
disangka-sangka, nama saya muncul di barisan pertama dan ada keterangannya.
Dari posisi awal rebahan auto menjadi posisi duduk. Membaca dengan seksama.
Masih belum percaya file tersebut saya kirim ke handphone suami, agar lebih
jelas lagi. Dan kebetulan suami masih rutinan jadi handphone di rumah. Ku baca
ulang-ulang memang benar namaku di barisan pertama. Bisa dicek di tabel berikut
ya:
Alhamdulillah,
syukur tiada henti, impian akan semakin dekat untuk menjadi nyata. Pengumuman
ini akan menjadi tombak awal untuk perjalanan kedepannya. Bukan untuk riya',
saya ingin membuktikan bahwa menulis itu akan merubah hidup seseorang menjadi
lebih baik, menulis sebagai ladang untuk kebaikan, untuk lebih manfaat dan
tentunya mencari Ridho dan barokahNya.
Saya mengucapkan
terimakasih kepada seluruh jajaran pengurus Pergunu Tulungagung di bawah
pimpinan Bapak Muslim, yang telah menyelenggarakan dan memberikan kesempatan
saya mengikuti acara workshop literasi di awal bulan November 2020 lalu,
bersama pakar literasi yang hebat. Dan terimakasih juga saya sampaikan kepada
dewan juri Bapak Moh. Anshori, Ibu Ma'rifah Hidayah dan Bapak Nurhadi. Khususnya
kepada sang inspirator literasi Bapak Dr. Ngainun Naim, MH.I.
Saya juga mohon
untuk motivasi serta bimbingan dari
beliau untuk selalu ajeg dalam menulis.
Menulis yang
baik adalah melakukan kegiatan menulis itu sendiri. Jadi, jangan ragu untuk
menulis apapun, yang penting menulis.

Selamat sayang, turut bangga dan bahagia
BalasHapusTerimaksih pak,,bu...
BalasHapus