Selasa, 02 Februari 2021

20 Jumadil Akhir

 


Sering dari kita hanya menyebutkan bulan-bulan kalender masehi. Tanpa memperhatikan bahkan menghafal bulan kalender hijriah. Padahal di kalender hijriyah tersebutlah kita akan banyak belajar. Salah satunya hari ini,  bertepatan dengan tanggal, 20 Jumadil Akhir. Iya dimana tanggal tersebut mungkin sebagian dari kita belum tahu.

Bertepatan di 20 Jumadil Akhir tahun 1442 Hijriyah ini, yakni hari untuk memperingati Maulid Sayyidah Fatimah R.A. Sudahkah kita kenal beliau? Dan seberapa dalam kita mengenalnya? Coba kita ingat-ingat sosok salah satu wanita yang mulia ini.

Iya, beliau adalah putri dari Sang Idola kita, yang kita nanti-nanti syafaatnya kelak, yakni Nabi Muhammad Saw. Kita tahu beliau mempunyai putri bermana Sayyidah Fatimah dari istri Rasul yang pertama yakni Khadijah.

Beliau adalah sosok putri yang mulia, sifatnya yang sama dengan ayahandanya. Salah satunya, Sayyidah Fatimah mempunyai hati yang sangat lembut, selalu memaafkan kesalahan orang lain. Hatinya tidak pernah terbesit atau bahkan menyimpan kebencian. 

Sayyidah Fatimah tidak pernah berdusta, tidak pernah berkata kasar dan tidak pernah mengucapkan perkara-perkara keburukan. Beliau justru sangat menerima nasehat dari orang lain, selalu memaafkan. Kadang kala beliau diberlakukan buruk oleh orang lain. Tetapi beliau hadapi dengan kelembutan serta kesabaran tanpa menyimpan rasa dendam.

Beliau adalah salah satu wanita yang ahli surga. Beliau mempunyai gelar salah satunya Al Batul. Karena beliau tidak memiliki masa haid. Sehingga beliau juga disebut sebagai Haura Insiah atau manusia bidadari. 

Sekilas tentang beliau sosok Sayyidah Fatimah binti Rasulullah Muhammad saw. Sudah wajib bagi kita khususnya perempuan mengidolakan, meneladani beliau. Menjadi perempuan yang pemaaf, lemah lembut dan tidak berkata kasar bahkan menyimpan keburukan. Semoga kita bisa meneladani beliau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...