Senin, 15 Maret 2021

Bundar



Bun

Kau Panggil Dengan Keras

Ditengah Keramaian


Bun

 Terdengar

Dengan Jelas Di Telinga


Bun 

Bun

Suara Itu Terus Menggelayut

Dia Mencoba Mencari 

Panggilan Itu


Dia Langkahkan Kakinya

Dekatkan Badannya

Dengan Senang Sumringah

Terpampang Nyata Di Wajahnya

Karena Sebutan

Bun


Sejenak Aku Yang Mendengar Berfikir

Bun itu Bunda

Namun, Ternyata Bukan


Tak Kuduga Bun 

Adalah Bundar 

Aku Melongo Terheran-heran


Lalu

Panggilan Ulang Terjadi

Ditengah Keramaian


Bun

Bun

Bundar

Seakan Menyapa Akrab

Dengan Tanpa Dosa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...