Senin, 10 Mei 2021

Kuliah Subuh



Kuliah subuh adalah salah satu rutinitas masjid Baiturrohman Keben Aryojeding Rejotangan. Setiap selesai subuh kulsub adalah agenda wajib. Kebetulan hari ini di sampaikan langsung oleh Bapak Roziqin.

Setiap bada subuh kulsub disampaikan melalui toa masjid. Sebenarnya ada guru-guru lain selain beliau Bapak Riziqin, diantaranya ada Bapak H. Fuad dan Bapak Anwari. Jamaahnya selalu kompak.

Tidak pandang usia semua antusias untuk mendengarkan kulsub. Kalau anak pesantren yang bermukim di masjid tersebut tentu membawa kitab. Sedangkan jamaah yang lansia semangat untuk tolabul ilminya tak kalah dengan yang muda.

Hari ini kulsub yang disampaikan ada dua hadits nabi. Yang pertama berisi bahwa "jangan sampai meri/iri terhadap tetangga" apapun kondisinya. Tetangga punya mobil baru, jangan dirasani atau di gosipin. Tetangga punya motor baru di jauhin kadang-kadang di diemin, dicuekin. Hal ini sangat berbahaya karena iri atau meri itu adalah penyakit hati. Apa-apa yang baru dari tetangga kanan kiri, keinginan untuk memiliki sangat kuat. Sehingga bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Padahal salah satu syarat di sayang oleh tetangga atau rukun terhdap tetangga adalah tidak perlu iri atau meri. Karena setiap orang jatah rizkinya tidak sama. Jadi jauhilah rasa iri, rasa benci terhadap tetangga. 

Hadits yang kedua berkaitan dengan hidupnya sebuah keluarga. Sebuah anugerah dan rasa syukur yang harus dilipat gandakan, ketika sebuah keluarga semua anggotanya sehat. Meski ibarat hanya punya beras semangkuk, sehat merupakan karunia yang tiada duanya. Karena dengan sehat keluarga tersebut akan selalu memacu untuk semakin semangat dalam beribadah. Kemudian ketetapan iman adalah nikmat yang luar biasa.

Maka dari itu apapun kondisinya jaga hati banyak bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...