Kerap Sekali Kau Menderu
Jika Dirimu Terbelenggu
Akan Kemunafikan Wajahmu
Semakin Lama Menggebu
Jauh Mengenal Parasmu
Kerap Sekali Kau Mengadu
Mengeluh Tiada Sumbu
Seolah Benar Sekali Keberadaanmu
Hebat Itulah Pujian Yang Ditunggu
Tak Becus Itulah Rekan Kerjamu
Kerap Sekali Pertanyaan Menggelayut
Sehingga Seenak Jidad Penatmu
Membuat Segala Pendapat Menyusut
Kehebatan Alibi Penolakan Alasanmu
Menjadi Sok Pintar Adalah Keahlianmu
Kamu Siapa
Hingga Kerap Membuat Kecewa
Sebenarnya Siapa Kamu
Tunjukkan Wajah Aslimu
Banyak Yang Ingin Melihatmu Bersipu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar