Sabtu, 14 Agustus 2021

Menulis Walau Hanya Sebaris



Aktifitas satu ini memang terlihat sepele. Tapi tidak banyak orang yang melakukannya. Kadang terngiang apa yang akan mau di tulis.

Sama seperti saya dulu mengawali kegiatan menulis ini. Dan saya baru menekuni satu tahun berjalan. Sebenarnya sudah lama ingin menulis, tapi hanya sebatas ingin.

Karena Allah saya mengawali tulis menulis di kota tercinta ini dengan mengikuti salah satu seminar literasi tahun lalu. Mungkin itu titik awal yang harus saya mulai. Dan mengejar mimpi yang telah lama terkubur setelah pulang ke kota lahiran.

Iya, betul apa yang akan di tulis, topik, tema dan rangkaian kata menjadi kalimat kok kayaknya sulit. Jangan berkata sulit dulu, lakukan saja. Kalau sulit topik ya intinya menulis.

Kalau menulis story WA tidak akan sulit. Bisa saja kita siasati tulis saja semua di story WA, lalu pindahkan dalam suatu lembaran dan jadikan suatu paragraf. Intinya hanya satu lakukan saja menulis itu.

Iya seperti dalam seminar itu beliau mengatakan "pokok e nulis". Nah sama seperti slogan dibawah ini "tiada hari tanpa menulis, walau hanya satu bari". Jadi tidak ada yang sulit untuk menulis.

Siapa sangka dari menulis pasti ada sesuatu yang indah dan tak terduga. Seperti yang saya alami, saya banyak belajar dari menulis. Dan tak menyangka sudah buku ke empat untuk antologinya. Sedang buku solo masih on proses insyallah akan jadi dua buku istimewa.

Yuk tetap menulis, semaangat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...