Senin, 06 September 2021

Bersekolah




Mendengar kabar bahwa sekolah akan segera kembali seperti biasa, senangnya bukan main. Banyak hal yang telah dinanti ketika sekolah sudah normal. Mengobati rasa kangen.

Kangen atau rindu dengan nuansa sekolah. Bertemu teman, guru sekaligus bersosialisasi dan berinteraksi dengan banyak orang. Nuansa bersama teman itulah yang sangat dinanti. Bergurau, berdiskusi, berlari-lari bermain bersama.

Alhamdulillah terhitung enam minggu kami melaksanakan tatap muka terlebih dahulu, dengan durasi yang sangat terbatas. Yakni di mulai pukul tujuh dan selesai tepat pukul sepuluh. Kenapa kami bertekad terlebih dahulu melaksanakan tatap muka. Hal ini disebabkan banyak faktor.

Salah satunya adalah kami yang mempunyai background hafalan Al Quran jika tidak kami laksanakan murojaah dan ziyadah secara langsung, dijamin hafalan yang sudah  di dapat akan hilang. 

Hal demikian sudah terbukti, di awal-awal dampak pandemi, hampir semua siswa hafalan Al Qurannya hilang. Lalu, banyak usulan atau saran dari para wali murid, untuk melaksanakan tatap muka. Selain itu, tingkat kedisiplinan para siswa juga sangat menurun. Itulah mengapa kita melaksanakan tatap muka lebih dulu.

Mungkin banyak pro dan kontra dengan apa yang terjadi. Pronya adalah siswa kami pelan-pelan akan terbiasa dengan kegiatan sekolah. Meski belum maksimal. Kalau kontranya, banyak, mungkin tidak akan kami tuliskan.

Besar harapan kami, bumi akan segera membaik. Lalu segala kegiatan sekolah akan berjalan dengan lancar seperti biasa. Roda perekonomian pun juga berjalan lancar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...