Senin, 13 September 2021

Matematika



Pagi ini seperti biasa pembelajaran di sekolah. Setiap senin mapel pertama adalah Matematika. Dan mata pelajaran satu ini, kadang dijadikan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa.

Apalagi di kelas akhir, sebenarnya materi yang disampaikan adalah materi yang di kelas sebelumnya. Seperti pembagian, perkalian dan lebih kepada pemahaman dan pemecahan soal cerita. 

Dasar pelajaran matematika adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Empat hal itu merupakan dasar utama atau konsepnya harus matang. Sehingga di kelas akhir konsep pada empat hal tinggal mengulang dan menerapkan.

Faktanya, masih banyak yang belum menguasai empat hal tersebut. Hal ini faktor yang mempengaruhi pun juga banyak. Seperti cara mempelajarinya, cara memahamkan, cara menjelaskan, cara mengevaluasi serta seberapa sering untuk berlatih di soal-soal Matematika.

Sehingga membuat di kelas akhir, sebagai guru harus banyak berinovasi, mencoba berbagai strategi dan media sebagai salah satu usaha untuk memahamkan mereka. Kadang pun waktu yang ada untuk menjelaskannya di sekolah kurang. Kemudian dari siswanya kurang berlatih hal ini juga sangat mempengaruhi dalam memahami mata pelajaran Matematika.

Uniknya di kelas yang saya hadapi, kalau menjelaskan pada rumus yang ada, dan di bolak balik mereka pasti bingung. Namun, kita di terapkan dalam bentuk uang, mereka lebih bisa menyelesaikannya. Semisal 45 : 9 = ....

Mereka masih bingung untuk menghitungnya, kemungkinan yang terjadi tidak faham perkalian sehingga lama untuk menghitung.

Tetapi jika di terapkan dengan menggunakan uang, dengan sola cerita Anisa mempunyai uang 4.500 kemudian di bagi dengan 9 orang, maka setiap orang mendapat, dengan serentak mereka menjawab 500.

Memang kecerdasan anak dalam menghitung itu tidak bisa kita paksakan, namun saya tekankan bahwa pelajaran matematika itu harus banyak berlatih dan mencoba mengerjakan soal. Mungkin hafal juga rumus namun tak begitu faham dalam menerapkan, nah harus kita coba melalui soal. Berbeda dengan belajar IPS yang harus banyak membaca.

Kemudian jika tidak bisa dengan salah satu pelajaran, jangan dihindari atau jangan dibenci. Karema semakin kita menghindari dan membenci maka akan semakin sulit dalam mempelajarinya. Harus kita tanamkan semua pelajaran akan mudah jika kita rajin belajar dan latihan.

Yuk semangat selalu belajar dan berproses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...