Selasa, 12 Oktober 2021

Kualitas Kuantitas



Kadang saya mengamati segala hal yang berjalan di sekitar. Ketika ada sebuah pilihan antara kualitas dan kuantitas dalam menghadapinya perlu pemikiran yang pasti. Perlu banyak perenungan yang diskusi yang panjang.

Kualitas sendiri menurut saya sebuah kelayakan. Sedangkan kuantitas adalah seberapa banyak. Antara keduanya lebih di dahulukan yang mana?

Tentu semua itu tergantung kepada konteks yang dihadapi. Jika pada suatu produk yang harus ditawarkan kepada konsumen, sebelumnya harus kita tes dulu kelayakannya tidak lain kualitas. Setelah di tes atau diuji kelayakan lolos. Langsung saja untuk peningkatan kuantitas. Penggandaan atau memproduksi barang secara banyak.

Untuk konteks di atas jangan terbalik, jika belum diuji kualitasnya ternyata sudah memproduksi dengan jumlah yang banyak. Namun, jika konteksnya lain. Seperti, dulu dalam sejarah ketika Jepang kalah karena di bom atom oleh sekutu. Yang dicari terlebih dahulu adalah guru. Lalu juga ada kutipan presiden kita pertama Ir. Soekarno "berikan aku sepuluh pemuda, akan aku goncangkan dunia".

Artinya apa? Iya bahwa kualitas diri itu penting. Kualitas atau kelayakan seseorang bisa ditunjukkan dari kualitas pola pikir yang terus berkembang, mau belajar, mendengarkan saran dan kritik, pengalaman berharga dan kualitas pendidikan. 

Sebagai manusia kita jangan hanya mau dihitung saja. Namun, bagaimana dalam hitungan itu, ada sebuah kata diperhitungkan hal demikian yang sangat berarti. Jika sudah diperhitungkan, artinya benar-benar mempunyai kualitas diri yang baik. Bahkan sembunyi dimana pun akan dicari.

Bukan dicari karena hanya butuh saja. Kasarannya, kalau tak dibutuhkan, ya berlalu saja. Sehingga, mengupdate pengetahuan, pengalaman tiada kata terlambat. Yuk bisa yuk meningkatkan kualitas diri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...