Sabtu, 13 November 2021

Mistis History


Sebelumnya ada sebuah cerita dari kerabat yang mengalami hal mistis ini. Tetapi saya tak percaya. Ternyata, kali ini saya mengalaminya sendiri.

Mau nulis seperti cerita ini, cukup merinding juga dan perlu berulang-ulang saya memikirkannya. Dan tujuan saya bercerita hanya sebagai cerita pengalaman pribadi yang cukup sangat mengejutkan dan baru pertama kali mengalami ini. 

Kejadian ini benar-benar terjadi kepada saya. Awalnya saya mengikuti sebuah acara, kemudian saya dimintai tolong oleh salah satu ibu yang bertugas menjadi koordinator konsumsi. Untuk menyalurkan beberapa nasi kotak untuk tetangga.

Yang bertugas berkeliling untuk menyalurkan nasi kotak, tidak hanya saya namun ada beberapa ibu lainnya. Ketika itu saya membagikan rumah Ibu Afi. Karena di rumah Ibu Afi, tidak ada orang, beliau masih di tempat acara sempat bertemu saya dan berkata "Mbak, nanti kalau mengantar ke rumah saya, taruh saja di meja pintu rumahku tidak dikunci"

Saya berkata "Baik Ibu Afi"

Ketika, sampai di rumah Ibu Afi, saya ketuk pintu dan salam seperti biasa lalu meletakkan nasi kotak di meja. (Saya selalu memberi salam ketika masuk rumah meski tidak ada satu pun orang rumah, ini sudah kebiasaan saya dari kecil)

Setelah keluar dari pintu, di sebelah rumah ada anak Ibu Afi, yang bernama Mas Cepi. Saya pun berkata " Mas Cepi, saya ngantar nasi, saya letakkan meja"

Mas Cepi berkata "Ok, makasih" sambil mengacungkan jempol

Dan saya masih ingat betul Mas Cepi itu, memakai baju warna hijau.

Setelah sampai lokasi acara, ada beberapa panitia laki-laki berkumpul. Dan Mas Cepi, datang sambil berkata "eh, aku kuesel reg, tas muleh teko tegalan"

Nah salah satu panitia laki-laki itu, katakanlah Pak Yupi, tahu kalau saya ngantar nasi, dan saya sempet bercerita Mas Cepi ada di selatan rumah.

Namun Pak Yupi, mendengar cerita Mas Cepi, terkejut sekali. Dan berkata " loh Mas Cepi, tadi mbak Filza, nganter nasi, katanya ketemu sampean"

Mas Cepi pun berkata "aku nek tegalan kawet isuk jam enem, iki tas muleh"

Pak Yupi seketika mlongo dan orang-orang melarang untuk bercerita ke saya. Tapi Pak Yupi tetap bercerita ke saya, dan semuanya mendengarkan saya cerita. Yang berkata "ok terimakasih" dan mengacungkan jempot itu tadi siapa? ,😲

Semua terheran-heran, padahal itu siang bolong terjadinya. Dan lucunya bajunya Mas Cepi juga hijau persis yang aku ceritakan. Kejadian ini tidak sekali terjadi. Sebelum kejadian di saya, ada juga tetangga Mas Cepi, yang pulang jamaah magrib misalnya namanya Yu Jiah, lalu ada Pak Som untuk nebengi naik motor, dan sudah di bonceng motor dan diturunkan di depan rumahnya Yu Jiah.

Ketika Pak Som sampai rumah, tiba-tiba Yu Jiah jalan kaki lewat rumah Pak Som. Pak Som berkata dalam hati "siapa yang aku antar pulang ke rumah Yu Jiah tadi" 

Yu Jiah yang asli itu, yang jalan kaki. Dan Pak Som bercerita ke Yu Jiah, Yu Jiah berkata "aku sek muleh iki lo Som".

Itulah cerita misteri pengalaman aku pribadiku, dan masih pertama kali ini nyata. Kalau di pondok dulu ya pernah tapi tidak yang sejelas ini. Dan menurutku makhluk ghaib seperti itu memang ciptaan Allah, dan saya meyakini kalau kita tidak mengganggunya tentu dia juga tak mengganggu. Namun, kenapa makhluk itu, seneng "membo-membo" atau menyerupai manusia. Wallahua'lam

Semua nama yang tertulis adalah samaran, kecuali nama saya pribadi. Dan kejadian ini terjadi di lingkungan rumah ibu dari suami saya. Tipsnya tidak perlu takut, kemana-kemana Bismilllah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...