Selasa, 21 Desember 2021

Hari Ibu

Kita sudah tidak asing lagi dengan tanggal 22 Desember. Di tanggal itu biasa kita peringati dnegan hari Ibu. Kalau bulan lalu ada hari Ayah.

Sejatinya hari Ibu kita nikmati setiap hari. Karena selalu ada sosok Ibu yang tiada henti nafas dan perjuangannya untuk kita. Kita tahu perjuangan Ibu, jerih payah, susah senangnya. Begitu juga dengan Ayah yang membanting tulang untuk bekerja demi keluarganya tercukupi segalanya. 

Kedua orang tua kita yang berjuang demi pendidikan, kehidupan yang layak untuk masa depan anak-anaknya. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak bersyukur jika kita masih diberikan kesempatan dan orang tua kita masih lengkap. Pertanyaannya, sudahkah kita mengabdi dhahir batin kepada beliau? Seberapa taatkah kita kepada beliau? Apa yang sudah berhasil kamu berikan kepada beliau?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut, pasti pernah menghampiri kita sebagai anak. Maka jangan sia-siakan kesempatan dan waktu yang ada untuk selalu mengabdi kepada keduanya. Kalau memang, diantara teman-teman yang mungkin orang tuanya sudah berpulang, jangan berkecil hati. Kita harus terus semangat dan lebih sering mendoakannya.

Hal tersebut juga sebagai motivasi, untuk menjadi manusia yang lebih baik, menjadi anak soleh, solehah agar doa-doa terkabul dan menjadi penerang di alam kuburnya. Kadang sebagai anak ada rasa gengsi sekedar mengucapkan sayang kepada ibu atau ayah. Hapus gengsi itu, sekarang salim, peluk erat dan cium mereka, minta doa kepada keduanya untuk kita.

Sudah dapat dipastikan, air mata tanpa kita sadari pasti jatuh, haru dan ingat segala kesalahan sendiri kepada beliau. Ah,,, menulis sambil tersedu-sedu haru. Tadi banyak petuah setelah sungkem ke beliau, banyak doa yang jadi haru biru. Meski hanya memakai kostum kebesaran yakni "the daster".

Terimakasih Umiku

Terimakasih Ibuku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...