Selasa, 07 Desember 2021

Rujak Buah Di Kelas Kita


Sudah menjadi agenda wajib untuk anak kelas angkatan ini. Jika sudah selesai ulangan dan remidi di beberapa pelajaran. Maka rujakan adalah bentuk kekompakan untuk dilaksanakan bersama-sama.

Kami bersama-sama bertanggung jawab dan bergotong royong agar rujakan ini terlaksana. Merencanakan waktu, kemudian menulis apa saja keperluan. Yang sungguh menakjubkan adalah dari kita tidak ada yang memaksakan untuk membawa apa.

Sekali lagi kita bersama mengacungkan tangan, untuk menawarkan diri dengan apa yang kita bawa demi kebersamaan. Ada yang membawa buah mangga, pepaya, blimbing, bengkoang, jambu kristal, air minum nutrisari jeruk beserta tekonya, gelas, pisau, piring, garpu, lengser, ada beberapa yang membawa jajan snack, semua  dipersiapkan dengan baik.

Lalu saya membawa sambal dengan dua varian, pedas sangat dan sumer (tidak terlalu pedas) dan membawa kerupuk. Kita bersama mengupas, mencuci, mengiris di masing-masing lengser atau baki. Sayu kelas dijadikan tiga kelompok, dua kelompok putri dan satu kelompok putra.

Lalu ada kotak makan sedang kami bagikan kepada guru yang ada di ruang guru. Alhamdulillah semua suka sambalnya, hingga ada salah satu siswa yang mengkoreti hingga tetes terakhir. Lalu ada dari beberapa guru mengomentari bahwa rujaknya enak, dan lebih sering diadakan saja. 

Dari tiga kelompok yang paling cepat habis adalah kelompok siswa putra. Dengan lengser atau baki yang lumayan besar, otomatis isinya banyak dan kerupuknya juga demikian. Mereka sambil ngobrol asyik bersama teman, sambil makan rujak buah tak terasa hitungan menit habis.


Semoga kelas VI, di angkatan ke tiga ini lebih kompak. Dan saling memberikan dukungan, sukses dan lulus dengan ilmu yang manfaat dan barokah. Ingat selalu, berjuang dengan berproses terus untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Terimakasih anak-anak kelas VI, saya bangga kepada kalian. Jangan lupa tetap semangat untuk selalu belajar, belajar dan belajar.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...