Minggu, 19 Desember 2021

Suka Memakai Henna





Sejak duduk di bangku aliyah di pesantren suka sekali dengan henna. Awal-awalnya hanya bagian kuku tangan dan kaki. Sampai pada awal-awal mahasiswa.

Terutama kuku tanganku sepertinya tidak pernah kosong alias putih seperti kuku asli, karena seakan selalu terbalut oleh henna. Warna favorit saya adalah merah maroon. Entah dulu terinspirasi oleh siapa selalu kuku berbalut henna merah maroon.

Sampai kepada kalau ada saudara haji dan umroh nitip dan request merk henna terfavorit. 

Lalu lambat laun di semester tiga sampai hari ini suka sekali dengan henna celup. Henna celup ini saya terinspirasi oleh para Bu Nyai-Bu Nyai Pondok dimana saya nyantri dan para Bu Nyai Pesantren Besar di salah satu kota di Jawa Timur. Untuk warna tidak berubah selalu suka merah maroon. Sampai pada akad nikah dan resepsi konsep henna tetap celup.

Akibat suka memakai henna celup di kampus di sepuluh jari, saya masih ingat betul teman-teman membully dengan kalimat-kalimat yang menurutnya candaan. Ada yang berkata "mainan tinta sing ati-ati" ada juga yang berkata "henna aja seluruh tubuhmu" ada lagi "suwe-suwe sak telapak tangan kabeh ae, celupno cat abang".

Dan itu masih berlanjut sampai sekarang, kalau ada orang-orang yang asing, melihat henna celup akan terkesan aneh, bahkan jijik. Sebenarnya konsepnya tidak demikian, memakai henna itu mubah atau diperbolehkan apalagi untuk mempercantik diri, kalau sudah punya suami akan menjadi sunnah, izin saja kepada suami, kalau di izinkan, akan bertambah pahala bagi para isitri.

Saya awalnya risih dengan perkataan mereka tentang henna celup yang saya pakai, namun mereka yang berkata demikian belum tahu latar belakang kenapa memakai henna bahkan belum tahu hukum dan sejarah henna.

Henna atau pewarna kuku alami yang sering kita sebut dengan pacar. Dan saya tahu pacar atau henna itu memang dari tumbuhan. Kebanyakan orang Jawa pun menyebutnya daun pacar. Yang demikian pun tetap sah buat wudhu dan sholat karena air bisa meresap.

Berkembangnya zaman, henna sangat mudah ditemui, jenisnya pun juga banyak, sehingga bagi pecinya henna harus hati-hati dalam memilih dan memakainya. Tips utamanya jika memang mau berhenna, silahkan pilih henna yang halal, bisa meresap air, kalau saya henna yang cepat hilang, itu pertanda henna alami tanpa campuran zat kimia. Dan henna tersebut juga dipakai oleh guru-guru atau Bu Nyai, Ning-Ning yang menjadi inspirasi kita.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...