Jumat, 22 April 2022

Bakat Kesenian Itu Mahal



Setiap manusia memiliki bakat yang berbeda. Salah satunya bakat dibidang kesenian. Misalnya qori, pidato, publik speaking, melukis, mengukir, menyanyi, memahat, teater, menari dan lain sebagainya. Bakat-bakat kesenian yang terlihat dari seseorang, tidak bisa diremehkan begitu saja.  Apalagi seenaknya untuk mengomentari yang tidak ada dasarnya. Dengan dalih agar lebih maksimal dan bagus. Sepertinya omong kosong saja, jika tanpa tindakan.

Itulah kadang lemahnya kita sebagai manusia. Hanya melihat dengan sekilas lalu mengeluarkan komentar seenaknya tanpa kita minta. Tapi mau gimana lagi, mereka tidak melakukan dan bahkan tidak memiliki bakat kesenian seperti yang kita punya, sehingga bisanya hanya berbicara. Lalu apapun yang kita lakukan tetap saja kurang bahkan disalahkan. 

Segala sesuatu butuh kebijakan dengan pemikiran yang matang sebelum mengeluarkan komentar atau pendapat. Cobalah menghargai atau diam lebih baik karena kita merasa tidak bisa seperti demikian.  Mengapresiasi tidak hanya dengan materi, minimal dengan kalimat-kalimat yang bagus. Disitulah momen belajar yang tepat, dengan mendampingi, melihat jalannya latihan. Jangan meninggikan ego untuk selalu menekan tanpa ada bantuan yang nyata.

Jalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Jikapun ada kekurangan dan kesalahan, itu wajar. Ingatkan dengan baik dan pelan-pelan saja. Pendekatan dengan cara banyak bersosial diberbagai jenis lapisan masyarakat untuk memahami watak karakter itu penting. Jangan semua disamaratakan. Sebab, setiap kepala akan memiliki pemikiran yang berbeda.

Kembangkan bakat yang ada dan teruslah belajar untuk mengasah bakat tersebut. Tularkan dengan mengajarkan kepada yang membutuhkan dengan niat ketulusan agar kesenian tetap hidup dan lestari.

Keep Fighting

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...