"Percuma dan rugi waktu saja jika hanya membangunkan tapi tidak pernah di gubris karena yang saya rawat masih banyak". Sebuah pernyataan yang lahir akan sebuah permasalah. Permasalah itu lahir karena banyak sebab, salah satunya adalah kurangnya sebuah perhatian dan tanggung jawab.
Diibaratkan kita mempunyai banyak tanaman. Ada yang letaknya di pot rapi, ada yang di media tanah langsung. Keadilan harus kita berikan. Sebagai bukti bahwa merawat dan menyayangi tanpa membedakan. Sekalipun ada tanaman yang sangat sulit untuk perawatannya. Tidak boleh kepanasan, harus lembab, tidak boleh terlalu kering tanahnya, sering di berikan pupuk. Semua harus kita kenali dengan dalam karakter satu demi satu tanaman tersebut.
Jika tanaman tersebut di teras, tidak terkena hujan maka kita pun harus tanggap. Disitulah peran manusia yang saling teposeliro dengan makhluk Allah yang lain. Itulah tanaman, jika berani menanam maka harus berani bertanggung jawab merawat dengan penuh perhatian. Jangan hanya dibiarkan tumbuh subur, tanpa adanya pemangkasan daun atau ranting yang sudah rusak. Akhirnya tanaman yang harusnya indah di pandang malah cenderung menggangu pemandangan mata.
Lalu bagaimanakah kita dengan sesama manusia? Ingatkah kita terhadap hadist Rasullullah tentang sikap kita terhadap suatu hal yang tidak baik atau kemungkaran. Dalam hadist itu ada tiga tindakan pertama pakailah tangan untuk memperingatkan, jika tidak mampu pakailah lisan, jika tidak mampu pula sentuh dengan hatinya (mendoakan) itulah selemah-lemahnya iman.
Sehingga mengingatkan secara terus menerus dengan lemah lembut kepada hal kurang baik yang dilakukan seseorang itu diperbolehkan bahkan dianjurkan. Sebab kita tahu manusia itu tempatnya lupa. Jangan hanya dibiarkan tanpa aturan dan kedisiplinan. Semua butuh bimbingan kalau tidak faham dijelaskan, dicontohkan, diperhatikan, disayangi. Jangan dibiarkan bebas sebebas-bebasnya, intinya hidup saja makan dan tidur tanpa tujuan yang jelas. Sebenarnya itu hak setiap manusia untuk "bebas" tapi kembali lagi jika dalam lingkungan pendidikan baik suatu lembaga, pesantren itu sangatlah berbeda.
Diproses itulah kita dapat faham apa arti tanggung jawab dan peduli yang sesungguhnya. So Keep Fighting

Tidak ada komentar:
Posting Komentar