Jumat, 13 Mei 2022

Cegah Sakit Mata



Rasanya, sedih jika ada salah satu murid sakit mata. Kemudian, merembet dengan cepat ke teman-teman lain. Sakit mata bukan sakit biasa. Bukan juga sakit mata, mata duitan. Sakit mata ini sebenarnya virus yang bisa menular begitu cepat. Apalagi lewat kontak mata secara langsung, melalui cairan, atau barang yang pernah di pakai oleh si A yang sakit mata lalu dipegang oleh si B. Itu sangat-sangat cepat menular.

Kalau orang Jawa biasa menamainya dengan "beleken". Gejalanya mata merah, kadang gatel dan berair. Oleh sebab itu, kita harus bisa mencegahnya. Virus itu bisa dengan cepat menyebar apabila keadaan kita tidak bersih, kurang menjaga kesehatan atau kurang vit. Artinya kondisi tubuh kita lemah.

Pencegahannya  bisa menggunakan cara sederhana orang terdahulu atau cara tradisional. Seperti "diwuwungi", "dirambang" dengan air mengalir setiap pagi bangun tidur, mungkin terasa pedih tapi setelahnya terasa sangat bening di penglihatan. Kemudian cara kedua bisa menggunakan uang daun sirih, daun sirih di rebus lalu uapnya yang masih hangat, mata kita dirambang di uap tersebut.

Nah, jika memang sudah tertular, hendaknya menghindari kontak mata dengan orang lain yang paling aman pakai kaca mata hitam. Lalu, jangan memakai air secara bersamaan, lebih menjaga kebersihan dan makan-makanan bergizi terutama mengandung Vitamin A, seperti wortel, sayur-sayuran yang cukup serta buah-buahan. Jika demikian belum ada perubahan, hendaknya beli antibiotik di apotek atau periksa mata ke dokter baik umum atau spesialis.

Paling utama adalah, jika sakit mata atau beleken, hendaknya kita lebih tahu diri. Artinya, bukan menjadi orang tertutup tapi lebih memberikan info ke orang lain misal "eh aku sedang sakit, jangan dekat-dekat ya" atau "jangan kontak mata ya, masih sakit". Sering-sering cuci tangan dengan sabun, intinya menjaga kebersihan baik diri sendiri atau lingkungan.

Ayo Hidup Sehat dan Lebih Bersih

2 komentar:

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...