Jumat, 20 Mei 2022

Pentingnya Bahasa Asing



Bahasa asing mulai kita kenalkan sejak di taman kanak-kanak, sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Ada Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Daerah. Mungkin dalam dunia kebahasaan, praktek atau pembiasaan berkomunikasi belajar bahasa asing akan lebih mempermudah kita dalam mempelajarinya. Namun, faktanya masih ada saja drama di dalamnya. 

Drama-drama itu salah satunya yakni ketika sekolah mendapatkan nilai dari materi tesebut. Nilai yang diperoleh dari mapel bahasa asing yang masih menjadi misteri dan ketuntasannya masih belum maksimal. Mengapa demikian? Dan mengapa bahasa asing masih dianggap aneh, bahkan dianggap tidak penting sehingga konsep bahwa bahasa asing sangat sulit. Dari sulit akan membuat malas berpikir, akhirnya mengerjakan dan menjawab soal tulis tersebut dengan asal-asalan yang penting tidak kosong.

Kadang bahasa daerah pun juga masih sering kesulitan apalagi memahamkan untuk teori dan materi tertentu. Ketika praktek pun, tetap masih belum tepat penempatannya. Minimal bisa berkomunikasi dan mempraktekkan bahasa daerah tersebut dengan baik, lawan kita bicara, situasi dan kondisinya. 

Kembali kepada ujian soal dengan tulis dan nilainya kurang baik atau malah jelek. Apakah ini betul hal demikian, semua salahnya guru? Coba pikirkan dengan dalam, kemungkinan tidak hanya satu faktor. Dan menurut saya tidak sepenuhnya guru pun disalahkan. Faktor tersebut bisa berasal memang dari gen atau keturunan, kebiasaan di lingkungan mereka berada dan bisa jadi faktor dari dalam diri sendiri karena ingin bisa. Pada faktor ini, biasanya mereka akan lebih cepat menangkap dan memahami bahasa asing. Sebab mereka sadar akan kegunaan bahasa asing tersebut.

Kita hidup sekarang di zaman yang milenial, teknologi apapun sangat canggih. Mari terus belajar, jangan sampai kita tertinggal sebab bahasa. Bahasa Indonesia tetap nomer satu, Bahasa Daerah (Jawa) tetap kita lestarikan, Bahasa Inggris Dan Arab kita pahami dan kita aplikasikan sebab keduanya menjadi Bahasa Internasional.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...