Hari ini madrasah diniyah, pertama saya mengajar di kelas 1B. Madrasah Diniyah atau madin kali ini sedikit berbeda. Pasalnya, biasa ngajar kelas atas, yakni kelas 4,5 dan 6, namun kali ini dengan peserta didik baru kelas 1B.
Kelas 1B berjumlah dua pukuh satu, yang mempunyai karakter yang unik dan lucu serta menggemaskan ketika membaca tulisan Arab, hampir semua lancar. Giliran menulisnya, mereka lebih membutuhkan waktu yang lama, bahkan energi yang banyak. Sebab, menulis Arab, jika belum terbiasa pasti akan sulit. Ada yang sangat besar-besar satu halaman buku hanya untuk satu dua baris tulisan Arab.
Hari ini dengan kitab Syiir Roksun, saya tuliskan di papan tulis perkata dengan terjemahnya menggunakan tulisan latin bukan pegon. Satu bait syiir biasa ada empat mufrodats. Hari ini dua baris, sehingga ada delapan empat mufrodats. Mereka rata-rata berkata "Bu, tunggu ya, agak susah" "Bu, tunggu itu bentuknya, pripon bu?" "Bu, susah" dan.seterusnya.
Sebetulnya menulis akan melatih gerak motorik pada tangan, sehingga apapun keluh kesah mereka, sebagai pendidik harus tetap tenang membimbing serta memotivasi mereka untuk menyelesaikannya. Dalam hatiku berkata "Saya dulu pun, pasti seperti mereka, merasa belum mampu, ketika belum berusaha". Ayo terus selesaikan sebisanya menulisnya. Kemudian saya tertawa ketika ada celetuk dari salah satu mereka "Bu Filza, tulisan saya kayak gajah Bu, buesar-besar" serentak satu kelas langsung tertawa. Polos dan jujurnya mereka membuat pelajaran di siang hari ini tidak terasa dan mencegah kantuk.
Semoga hari ini menjadi kunci semangat pembelajaran madin seterusnya. Terima kasih kelas 1B atas kerja samanya dan wali kelasnya Bu Diah yang sabar dan hebat. Salam semangat selalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar