Jumat, 11 November 2022

Yatim Mandiri Mirigambar Sanggar Al Qur'an Dan Matematika



Sanggar Al Quran Yatim Mandiri yang bertempat di desa Mirigambar, tepatnya di Masjid Al Hikmah Mirigambar memberikan kemanfaatan bagi santrinya. Santri sanggar ini memang diperuntukkan untuk mereka yang yatim atau piatu disekitar desa Mirigambar, ada yang berasal dari desa Domasan Kalidawir. Dan sangat boleh jika ada desa lain untuk bergabung. Sanggar ini tidak hanya fokus di Al Qur'an tetapi juga ada pelajaran Matematika. Sanggar Yatim Mandiri ini, memang cabang dari Yatim Mandiri Tulungagung.

Santri sanggar ini ada lima belas santri. Enam hari mereka masuk dengan jadwal hari  Senin, Jum'at dan Sabtu jadwalnya Al Qur'an. Selasa, Rabu dan Kamis jadwal Matematika semua di mulai pukul 13.30 sampai 15.00 WIB. Yatim Mandiri memiliki agenda setiap tahun bernama OMATIQ. Omartiq adalah olimpiade Matematika dan Al Qur'an. Setelah mendapat yang terbaik di cabang akan diajak ke Jakarta dilombakan di pusat.

Pada saat OMATIQ 2022 bulan September kemarin, sanggar kami belum ada yang lolos di babak selanjutnya. Artinya, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan mulai dari kedisiplinannya. Setidaknya memberikan pengalaman untuk mereka. Di cabang Al Qur'an ada Mbak Zahra, Mbak Sania dan Mbak Anggun. Sedangkan di cabang Matematika ada Mbak Tivara, Mbak Elsa dan Mbak Risa.

Ngaji bersama anak-anak yatim, memberikan kesan dan pesan yang sangat berbeda. Banyak pelajaran serta hikmah yang dapat saya ambil dari mereka. Mulai dari celotehan murninya mereka, cerita dengan nuasa hati mereka, bahkan tidak jarang kami bermain bersama. Selain itu, melatih hati untuk lebih sabar dalam menghadapi mereka.

Harapan kami, semoga semua santri tetap semangat mengaji dan belajarnya. Dan mampu menerapkan segala ilmu yang telah kami pelajari bersama. Dan di kegiatan tahunan OMATIQ selanjutnya bisa mewakili Yatim Mandiri Tulungagung di Jakarta. Oleh sebab itu, jangan sering izin, jika tidak ada udzur yang darurat. Berapa pun santri yang hadir, sekalipun hanya satu, tetap akan kami layani dengan baik.

Motivasi saya berbagi dan mau belajar bersama dengan mereka adalah tentu saja untuk mengikuti sunnah Kanjeng Nabi Muhammad Saw, seperti dawuhnya. Selain itu, menularkan ilmu tidak ada ruginya. Sekalipun hanya sedikit, semoga memberikan manfaat dan keberkahan bagi saya ataupun mereka. Maka tidak ada alasan untuk tidak semangat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...