Sabtu, 14 Januari 2023

Harapan Tiga Puisi Tisya



Cabang puisi, akhirnya mendapatkan juara harapan tiga di DAFA COMPETITION. Nomor urut penampilan yang kedua, Alhamdulillah syukur yang tiada terkira. Gusti Allah memberikan yang terbaik, dengan segala persiapannya.

Ananda Tisya dari kelas IV, selalu memberikan tampilan yang totalitas dan maksimal. Power, artikulasi dan ekspresinya selalu mudah untuk diarahkan. Sering saya menasihatinya, ketika latihan dan matanya menunjukkan tanda seperti "lelah" dan sedikit berkaca-kaca menahan tangis, saya mengatakan bahwa "menjadi juara itu memang tidak mudah, tapi kita harus berjuang semaksimal mungkin untuk mendapat predikat juara".

Saya menyadari, ketika mencetak generasi yang kuat mental dengan berbagai pengalaman juga tidak mudah. Kadang-kadang saya juga tegas kepada mereka. Seperti hari ini mendapatkan juara harapan tiga, cukup membanggakan. Dan rasa bangga tersebut, kita tunjukkan dengan segala apresiasi kepada anak didik kita. Jangan cepat puas, dengan apa yang kita dapatkan hari ini. 

Harus tetap semangat, mengevaluasi dan introspeksi agar kita tetap tawadu'. Hari ini cukup mencengangkan sebab banyak dari lembaga lain perwakilan yang dikirim hampir setiap lomba ada. Sedangkan Tisya adalah satu-satunya perwakilan dari sekolahnya. Ah,,, rasanya terharu. Pengalaman pertama bagi Tisya di cabang lomba puisi, sebab dia biasanya di bidang lomba pidato Bahasa Inggris.

Menjadi juara perlu mental kuat, disiplin dan semangat. Semangat dari orang tua, guru dan diri sendiri. Minimal menanamkan bahwa "saya bisa, saya juara". Di iringi dengan semangat berlatih yang tinggi. Intinya, jika memang mau juara, jika latihan jangan malas, suka berkecil hati dan tersinggung jika diberi masukan. Hal-hal seperti demikian, akan membuat sukar jalan untuk berkompetisi.

So Happy and Proud And Big Thanks to Tisya. Ayo, semua pasti bisa dan kalian pantas menjadi juara. Optimis, percaya diri to be Winner next competition.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...