Sahur merupakan Sarapan Khusus Ramadhan, banyak sekali nilai-nilai kebaikan. Sebagian dari kita kadang kurang menyadari nilai sahur, tujuan sahur dan hikmahnya. Sehingga ketika harusnya bangun, kita memilih tidur. Atau dibalik sebelum tidur makan yang banyak, sebab terencana untuk tidak melaksanakan sahur alias tidur sampai subuh.
Mengapa harus sahur? Dalam sahur kita akan bangun di sepertiga malam, sehingga memancing kita untuk bisa sholat malam. Bisa sholat malam dulu, lalu sahur atau dibalik sahur dulu baru sholat tahajud. Bisa diisi dengan tadarus Al Quran sinambi menunggu adzan subuh untuk berjamaah.
Apakah selesai subuh harus tidur, hadits Nabi menjelaskan kita tidak dianjurkan untuk tidur setelah subuh, sebab akan membuat kita faqir. Nah ini sebagai pengingat, bahwa kita sebaiknya tidak tidur setelah subuh. Lakukan aktivitas seperti menyapu, mencuci baju atau piring, beberes rumah, bahkan mutola'ah.
Rasanya memang berat tapi harus dipaksa. Seperti halnya aktivitas di pesantren di bulan Ramadhan itu sangat padat. Kita harus sabar untuk menjalaninya dan melaksanakannya. Toh, bulan ini istimewa hanya setiap setahun sekali menemuinya. Sahur pun juga demikian haru rela bangun dini hari juga harus sabar. Peran yang dobel seperti ibu juga harus sabar, menghangatkan makanan, menyeduh teh, menyiapkan dan membangunkan anggota keluarga. Nikmat yang luar biasa.
Jika berbuka puasa harus menyegerakan, jika sahur semakin mendekati imsak atau terakhir semakin baik. Makan sahur juga menghantarkan kepada keberkahan. Memang bukan kewajiban sahur, tapi hendaknya dikerjakan. Sekalipun hanya meneguk air. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim Rasulullah bersabda perbedaan puasa kita dengan ahli kitab adalah terletak pada sahur. Jika ahli kitab tidak sahur. Oleh sebab itu, niatkan segala yang kita lakukan untuk ibadah mengharap ridho Allah, lebih-lebih di bulan Ramadhan.
Semoga di malam enam belas ini kita semkin kencang dalam ibadahnya. Menjadi Ramadhan yang lebih bermakna dan menjadikan segalanya lebih baik. Tidak perlu menye-menye sibuk mencari penilaian dan pengakuan orang. Cukupkan segalanya hanya ibadah. Semangat berbuka puasa dan jangan lupa sahur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar