Prasangka itu berangkat dari perasaan yang semuanya belum tentu benar. Membiasakan untuk mengatakan bahwa semua itu ada hikmahnya dan membenarkan semua yang dilakukan oleh orang lain adalah salah satu cara untuk membuat tenang. Utamanya adalah sebagai penonton kita harus belajar tersenyum melihat segala fenomena di depan mata kita.
Memang itu terlihat sulit bagi yang belum terbiasa. Namun, jangan katakan sulit jika belum mencoba. Salah satunya mengatakan Bukan menjadi urusan kita dan tidak perlu ikut campur kalau bukan bagian kita. Artinya, semua dibuat mudah dan tidak perlu dibuat rumit.
Kadang-kadang manusia suka menerka-nerka bahkan ikut beropini. Padahal ada sebuah kalimat mengatakan tidak etis sekali mengomentari jika tidak melihat secara langsung. Oleh sebab itu, bawalah prasangka itu kepada hal yang sangat sangat positif dan membahagiakan. Sudah menjadi bagian orang hidup bahwa ada yang suka dan tidak ada yang suka. Ada pro dan kontra.
Jika memiliki segalanya bersyukur adalah hal utama. Bersikap apa adanya tidak perlu menye-menye. Warna warni kehidupan memang lucu, membuat senang dan sebaliknya. Intinya tanam semua hal dengan kebaikan. Jangan rela kamu disakiti oleh prasangkamu yang kamu ciptakan sendiri. Jalani bagian kita sendiri. Tempatkan diri dengan bain dimana pun berada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar