Jangan menjadi sosok perempuan yang lemah. Lemah dalam segala hal terutama lemah dalam sisi asmara. Namun juga jangan menjadi jumawa jika menjadi perempuan jika sudah memiliki segalanya.
Zaman sekarang peran perempuan sudah banyak di berbagai lapisan. Baik dalam struktural pemerintahan, organisasi besar atau lembaga besar. Tetaplah harus membawa kewibawaan dan marwah seorang istri, ibu atau perempuan yang penuh dengan akhlak.
Perempuan kuat dan berdaya harus terus belajar. Penuhi segala hati dan otak dengan keilmuan yang mengantarkan kepada kesuksesan dan mengeti batasan. Kekuatan tirakat dzikir yang harus dipunyai menjadi senjata pengendali.
Sekarang sedang boomingnya film Hati Suhita yang novelnya sudah sejak 2019. Membaca novel tersebut minimal membuat sadar. Perempuan yang terhormat dan elegan dalam belenggu masalah. Dan bukan hal yang mudah merelakan orang yang dianggap masa depan namun harus terikat pernikahan dengan orang lain. Sehingga harus begitu sadar, kelas yang mana untuk menjadi perempuan.
Perempuan kuat pada perasaan dan perannya multitasking harus di maksimalkan dengan baik. Bagaimana bermanfaat bagi orang banyak. Bukan terlalu berlarut pada perasaan yang aneh-aneh. Teruslah kuat daa berbagai kegiatan dan perankan dirimu sebaik mungkin.
Dunia kadang memang aneh, jangan saling menjatuhkan sesama perempuan. Sekalipun banyak kekurangan. Semangat untuk perempuan kuat dimana pun kau berada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar