Dua kali mengikuti para Bapak/Ibu dosen Pendidikan Bahasa Arab STAI MAS untuk penelitian dan pengabdian sungguh ini pengalaman yang luar biasa. Ketika merumuskan tema kegiatan ini Alhamdulillah saya juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyumbangkan ide akhirnya lahirlah tema "Educative Outbound Untuk Meningkatkan Cinta Bahasa Arab Pada Generasi Milenial"
Mengikuti seluruh alur yang ada di tempat penelitian dan pengabdian yakni pertama di SMA Sunan Gunung Jati untuk putra dan Sunan Pandanaran untuk putri. Selain itu kami juga dibantu oleh himpunan mahasiswa Bahasa Arab. Mereka juga ikut andil dalam kepanitiaan. Misalnya dokumentasi dan konsumsi.
Bapak/ibu dosen Pendidikan Bahasa Arab yang tergabung di penelitian dan pengabdian ini ada Ibu Shofa, Ibu Anis, Ibu Imroah, Ibu Ana, Bapak Choirudin sebagai Kaprodi dan Bapak Ghofur sebagai Sekprodi. Saya sendiri perwakilan dosen di bagian penerimaan mahasiswa baru. Tentu, setelah acara penelitian dan pengabdian kami akan menyisipkan terkait visi, misi dan program unggulan dari STAI MAS.
Di penelitian dan pengabdian ini, hal yang membuat saya senang adalah ketika program PKPBA di masa kuliah di UIN Malang sangat bermanfaat. Mengingat memang saya bukan jurusan PBA, setidaknya di PGMI tidak jauh berbeda bahkan sama-sama di bidang pendidikannya. Lalu menciptakan proses pembelajaran agar menarik dan menyenangkan.
Bahasa Arab tidak seseram yang dibayangkan oleh mereka yang kurang suka dengan Bahasa Arab. Kita sudah mengetahui sebagai muslim, Bahasa Arab adalah Bahasa Al Quran, dimana Al Quran sudah biasa dibaca oleh umat muslim. Selain itu, Bahasa Arab itu asyik, menurut saya pribadi ada nilai estetika terutama di bagian kalam (speaking).
Ada intonasi bahkan di bagian tatanan bahasanya penggunaan nahwu shorofnya sangat indah. Sehingga Bahasa Arab disitulah menurut saya asyik. Belum lagi menyanyi yang awalnya kita kenal lagu pop berbahasa Indonesia atau Jawa lalu di rubah menjadi Bahasa Arab. Menarik sekali bagi saya. Seperti sholawat juga bagian dari Bahasa Arab. Oleh sebab itu, semua keilmuan itu sebetulnya penting dan esensinya sama. Tinggal bagaimana kita sebagai pribadi masing-masing memilih sesuai dengan passion.
Terlepas dari itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak/ibu dosen prodi Bahasa Arab telah memberikan kesempatan di kegiatan ini, dan himpunan mahasiswa Bahasa Arab di kepanitiaan, semoga kegiatan ini memberikan nilai kemanfaatan dan kebarokahan bagi semuanya. Kita boleh cinta bahasa asing apapun itu namun jangan lupakan bahasa daerah dan bahasa ibu. Mari terus lestarikan bahasa sebagai bukti kita cinta budaya. Salam Sukses dan semangat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar