Generasi milenial yang tidak terbatas oleh tahun angkatan mereka dilahirkan. Memiliki peran luar biasa apalagi di dunia teknologi. Rasanya anak muda sekarang tidak ada yang tidak bisa mengoperasikan hp.
Kesadaran dalam berteknologi juga harus di bentengi dengan keilmuan. Tidak hanya ilmu umum yang terpenting adalah keilmuan agama. Penyaringan informasi di dunia maya harus benar-benar dilakukan. Setidaknya tidak mudah percaya terhadap informasi belum valid.
Dunia literasi di era digital serba mudah untuk mengakses segala jenis keilmuan dan informasi. Dan harusnya memberikan peningkatan dalam kesadaran berliterasi. Namun, fakta berkata lain dalam kesadaran literasi membaca dan menulis masih cenderung rendah.
Lalu, apa solusi yang tepat untuk hal tersebut? Pertama, informasi yang kita inginkan harus dicari di laman yang terpercaya dan resmi. Kedua, dilingkungan pendidikan harus mulai dikenalkan dan dikembangkan budaya literasi. Mungkin dengan membangun komunitas, memfasilitasi untuk menulis. Selain perpustakaan sebagai ruang baca maka juga ada guru yang memfasilitasi mereka untuk menulis.
Ketiga, memberikan sebuah tugas untuk menstimulus mereka agar membaca misalnya meresum atau meringkas. Bahkan dengan tugas membuat peta konsep atau peta pikiran hal ini memberikan dorongan mereka untuk membaca. Perlu diingat literasi itu tidak hanya membaca melainkan menulis, menyimak dan berbicara. Sehingga di era digital harusnya memberikan peningkatan di bidang melek huruf. Mari, segera kita mulai dari diri kita terlebih dulu yang menyukai dunia literasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar