Kamis, 01 Juni 2023

Kalimat Mantra



Belakangan ini saya sangat senang membaca kalimat-kalimat motivasi. Seakan segala yang saya baca itu membuat hati ini tersenyum bahkan tidak jarang saya menulisnya dengan gaya sendiri. Bahkan saya cari ayat-ayat Al Quran penguat dan pendorong tulisanku.

Kalimat yang telah ku tulis bisa jadi menjadi mantra dalam menjalani aktivitas dalam dua pulu empat jam. Di satu sisi akan menjadi pendorong, penguat dalam segala keadaan. Namun, di satu sisi lagi, menjadi candu pengabadian perasaan, yang menolak untuk lupa yang artinya bisa menjadi pengingat.

Kusadari hampir semua yang ku tulis adalah mencerminkan betapa lemahnya manusia yang tiada arti termasuk saya sendiri. Dunia ini sebatas panggung penuh ekspresi. Ekspresi kesenangan bahkan kesedihan tergantung masing-masing dari kita melukiskan. Sehingga tidak semua hal yang ditampilkan di panggung bisa menyenangkan  yang melihat.

Ketenangan hati bahkan jalan dalam aktivitas sehari-hari tidak lepas dari niat yang tulus pertama kali ditanamkan. Bukan dalam lisan saja, namun benar-benar dalam hati. Sehingga benar sekali, tindakan dan tutur kata kita mencerminkan hati kita. Ingat sekali nasihat orang Jawa "ajining rogo soko busana, ajining lathi saka ati"

Tidak semua orang akan suka dengan kita. Dan kita pun tak bisa memaksanya. 

Kumpulan dari berbagai kalimat yang sedang saya tulis menjadi pengingat bahwa segala hal yang terjadi akan ada hikmah , manfaat bahkan pelajaran. Apapun bentuknya sekalipun dalam kertas coretan, dan penemuan dikala itu akan tetap saya tuliskan entah kapan melanjutkannya. Buku-buku yang saya baca kali ini karangan seorang anak Ustadz terkenal yakni Wirda Mansur. Saya sangat suka dengan kutipan di salah satu bukunya adalah "If U Remember Me, I Will Remember U" menjadi penguat bahwa segala hal sudah dipastikan dari Allah dan kita wajib mengingatnya. Tujuannya agar kita tidak grusa-grusu dalam menentukan arah hidup dan meminimalisir keluhan. Jika pun mengeluh kembalikan kepada yang menakdirkan.

Selanjutnya setiap orang tidak akan pernah ada namanya tak ada harapan dan impian. Tidak ada pernah namanya tak memiliki masa depan. Tidak ada juga orang tak pernah mendapatkan kesempatan. Sebab segalanya ada Allah. Masalah pasti ada yakini saja dari masalah itu kita akan menjadi sosok yang besar dan bahkan menguatkan kita. So, jalani hidup kita dengan penuh syukur dan bahagia. Tanpa harus menye-menye, ingin seperti dia, ingin seperti aku atau kamu. 

Keep Fighting

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...