Waras merupakan satu kata yang bisa memiliki makna sehat. Sehat itu bukan hanya tergantung dengan fisik belaka. Sering kita mendengar sehat jasmani dan rohani. Artinya tidak hanya fisik belaka yang harus diperhatikan namun keduanya memiliki nilai yang tak terhingga.
Kewarasan cenderung kepada kesehatan rohani artinya jiwa, mental dan pikiran. Sempat saya membaca quotes guru saya bahwa kurang lebih "bertapa paling ampuh adalah dalam kesabaran" ini sangat benar. Jiwa itu butuh tenang dan nyaman tanpa adanya beban. Bagaimana mengolah hati serta jiwa untuk mengendalikan.
Mental harus waras, waras tanda hidup. Dari waras akan membawa untuk lebih belajar. Kewarasan mental sepertinya tidak terlihat, tapi justru yang tak terlihat itu bahaya jika sakit. Oleh sebab itu, menjaga kewarasan mental itu penting.
Jangan sampai merusak dan mau di rusak mental yang kita punya oleh siapapun.
Mental yang dipunyai setiap manusia memang tidak sama. Hiduplah dengan alami, nyaman dan damai. Kadang tak memungkiri, tuntutan dari luar akan menjadi tolok ukur orang banyak. Namun, sejatinya yang tahu takaran dan porsi dan sampai dimana hasilnya adalah diri kira sendiri.
Ketika berdamai pada diri sendiri dan keadaan akan muncul kesabaran dan keikhlasan. Dan kadang lebih banyak diam, jangan diartikan diam sebagai arti kata marah. Justru kadang bisa menghantarkan kepada yang terbaik dan bisa jadi menjadi salah satu solusi yang baik. Dari pada berkata namun menyakiti dan melukai.
Semoga kita tidak lelah untuk menjadi orang yang selalu belajar dan berbuat baik dengan apapun kondisinya. Dan tidak menyepelekan kebaikan bahkan keadaan orang lain. Tentunya dengan tujuan sehat dan tetap waras. Utamanya jangan lupa bersyukur. Tetap semangat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar