Lorong Tak Pernah Berhenti
Suara Gledek-Gledek Silih Berganti
Orang Berlalu Lalang
Kesana Kemari Tatapan Mata Penuh Arti
Jangan Kau Keraskan Suara
Dengan Kalimat Sabar Dengan Tawa
Mereka Sedang Berharap Penuh Kembali
Bukan Tawa Terbahak
Atas Alasan Menghibur Hati
Jangan Kau Tinggikan Suara
Diruangan Yang Dingin
Ruang Berjuang Antara Hidup Dan Mati
Jangan Kau Tutupi Kuasa Tuhan
Dengan Sotoy Segala Kemungkinan
Cukup Dampingi Dengan Doa Dan Ngaji
Jangan Kau Selingi Percakapan Tanpa Arti
Semua Berharap Hanya Terbaik Kali Ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar