Angin Yang Kencang Menghampiri
Tertiup Sejauh Ia Berhenti
Aku Sungguh Menikmati
Mengikuti Arus Yang Terjalani
Bukan Untuk Menyerah
Apalagi Bentuk Pasrah
Melapangkan Hati Kepada Penguasa
Penuh Dengan Usaha Dan Ikhtiar
Menjadi Wujud Manusia
Sebagai Wayang Di Muka Bumi
Menjalani Peran Terbaik Dari Tuhan
Tak Perlu Mencaci Maki

Tidak ada komentar:
Posting Komentar