Kamis, 20 Juni 2024

Hikmah Rihlah






Banyaknya sebuah rencana akan menjadi sebuah misteri dan mimpi jika tanpa realisasi. Rencana rihlah yang sudah disusun jauh-jauh hari dengan segala kerempongan para ibu-ibu selalu mewarnai. Meski begitu tetap saja membuat bahagia dan semangat.

Alhamdulillah bisa berkunjung di sebuah pantai dengan teman-teman Dosen STAI MAS. Melepas penat yang sementara dengan melihat pemandangan yang hijau dan bentangan laut yang tanpa batas. Melihat para nelayan yang sedang sibuk meminggirkan perahu.

Kegiatan di pantai selain makan yakni berjalan-jalan dan mengambil foto dengan segala macam gaya untuk berpose. Pasirnya memang terlihat sedikit gelap namun tetap indah. Makan dengan menu seafood dan minum degan serta ngemil krupuk goreng wedhi, sungguh kriuk kriuk renyah.

Ngobrol ngalor ngidul tidak jelas, koceh dengan air laut melepas pikiran yang kaku.

Hikmah yang luar biasa bisa diambil adalah bagaimana memelihara dan selalu bersyukur atas segala yang terjadi. Bahkan di deburan ombak yang begitu tenang dan alus terdapat iringan kalimat tayyibah yang menghiasi hati. Dan tidak ada daya upaya selain dari kekuatan illahi. Dan semua itu akhirnya lahir pada senyuman dan ketenangan hati dan pikiran. 

Di balik hikmah cerita rihlah, ketika waktunya dan siap-siap pulang sudah di mobil. Sudah rapi dan ternyata HP-ku belum masuk tas. Sontak aku pun berlari ke toilet tempat aku ganti. Beberapa teman menenangkan dan mencoba untuk menghubungi. Alhamdulillah HP-masih ada di toilet tersebut. Hm...harus lebih hati-hati dan semua tidak boleh tergesa-gesa. 

Terima kasih untuk hari yang sangat bermakna. Selamat membaca 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...