Sandaran Hati
Selalu Ingin Dimiliki
Meradang Memuji
Kerinduan Ini
Sandaran Hati
Ratusan Warna Warni
Rasa Yang Telah Terbingkai
Memupuk Menjadi Candu Abadi
Sandaran Hati
Pulanglah Dengan Bahagia
Menjadi Pelengkap Cinta ini
Saya menggunakan blog ini sebagai media belajar menulis berbagai hal. Maka blog ini akan berfariatif isinya, mulai dari kegiatan, pengalaman, dan ilmu. Semoga Bermanfaat.
Sandaran Hati
Selalu Ingin Dimiliki
Meradang Memuji
Kerinduan Ini
Sandaran Hati
Ratusan Warna Warni
Rasa Yang Telah Terbingkai
Memupuk Menjadi Candu Abadi
Sandaran Hati
Pulanglah Dengan Bahagia
Menjadi Pelengkap Cinta ini
Polosnya Sikapmu
Masih Putih Belum Ternoda
Belum Mampu
Membedakan Marah
Dan Butuh Perhatian
Kau Masih Kecil
Mereka Yang Banyak
Mengenalmu Dengan Sebutan Imut
Kau Tumbuh Dengan Kuat
Karena Berkat Ibu Yang Hebat
Kau Tangguh
Bahagia Dan Selalu Ceria
Karena Ada Sosok Ayah
Yang Hadirnya
Selau Membawa Kehangatan
Segala Bentuk Ujian
Segala Bentuk Cobaan
Akan Datang Di Waktu
Terbaik MenurutNya
Apakah Siap
Atau Tidak
Yang Pasti Tetap Datang
Lalu Tetap Dijalani
Maka Kuatkan
Karena Sumber Kekuatan
Hanyalah Engkau
Yang Mampu Memberi SegalaNha
Sangat Rumit
Begitu Cerita
Tarik Ulur Karena Butuh Kepastian
Jangan Biarkan
Lelah Hati Untuk Menunggu
Meski Cinta Akan Layu
Cinta Yang Menguras
Segala Rasa Emosi
Menahan Rasa Tuk Memiliki
Cinta Yang Harusnya Menjadi Bunga
Mengharum Di Sanubari
Menghangat Menjadi Pelukan Abadi
Bangunlah Atas Cinta
Rekatkan Atas Nama Cinta
Meski Terombang Ambing Karenanya
Jauh Dari Tempat
Yang Seharusnya
Menggelayut Keresahan
Hanya Lewat Doa
Atas Rasa Gundah Gulana
Berharap Akan Baik-Baik Saja
Tetaplah Disisiku
Cukuplah Tetap Disampingku
Hingga Kugundahan Lenyap Tersapu
Kuliah subuh adalah salah satu rutinitas masjid Baiturrohman Keben Aryojeding Rejotangan. Setiap selesai subuh kulsub adalah agenda wajib. Kebetulan hari ini di sampaikan langsung oleh Bapak Roziqin.
Setiap bada subuh kulsub disampaikan melalui toa masjid. Sebenarnya ada guru-guru lain selain beliau Bapak Riziqin, diantaranya ada Bapak H. Fuad dan Bapak Anwari. Jamaahnya selalu kompak.
Tidak pandang usia semua antusias untuk mendengarkan kulsub. Kalau anak pesantren yang bermukim di masjid tersebut tentu membawa kitab. Sedangkan jamaah yang lansia semangat untuk tolabul ilminya tak kalah dengan yang muda.
Hari ini kulsub yang disampaikan ada dua hadits nabi. Yang pertama berisi bahwa "jangan sampai meri/iri terhadap tetangga" apapun kondisinya. Tetangga punya mobil baru, jangan dirasani atau di gosipin. Tetangga punya motor baru di jauhin kadang-kadang di diemin, dicuekin. Hal ini sangat berbahaya karena iri atau meri itu adalah penyakit hati. Apa-apa yang baru dari tetangga kanan kiri, keinginan untuk memiliki sangat kuat. Sehingga bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.
Padahal salah satu syarat di sayang oleh tetangga atau rukun terhdap tetangga adalah tidak perlu iri atau meri. Karena setiap orang jatah rizkinya tidak sama. Jadi jauhilah rasa iri, rasa benci terhadap tetangga.
Hadits yang kedua berkaitan dengan hidupnya sebuah keluarga. Sebuah anugerah dan rasa syukur yang harus dilipat gandakan, ketika sebuah keluarga semua anggotanya sehat. Meski ibarat hanya punya beras semangkuk, sehat merupakan karunia yang tiada duanya. Karena dengan sehat keluarga tersebut akan selalu memacu untuk semakin semangat dalam beribadah. Kemudian ketetapan iman adalah nikmat yang luar biasa.
Maka dari itu apapun kondisinya jaga hati banyak bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita.
Bukber, buka bersama. Setiap hari buka bersama dengan keluarga inti dalam satu rumah. Namun, sebagian dari kita memaknai bukber, buka bersama teman, sahabat dan bertempat di luar rumah.
Ada beberapa tips menurut saya jika kita benar-benar mau melaksanakan bukber bersama teman yang bertempat di luar rumah. Diantaranya, pertama pastikan bermusyawarah lalu mendapat kesepakatan bersama dan kekompakan dalam memilih dimana tempat bukber nya.
Kedua, perwakilan dari anggota bukber untuk reservasi atau pesan terlebih dahulu, maksimal pagi hari sebelum sore pelaksanaan bukber. Lalu, pilih menu yang sesuai dengan pilihan anggota teman kita. Karena biasanya menu yang banyak, serta teman bukber banyak sangat memungkinkan menu yang di pesan bervariatif.
Keempat, pilihlah tempat bukber yang nyaman, ada mushola untuk sholat. Ini sangat sangat penting karena kadang kita bukber atau makan bersama dan bercengkrama dengan teman lupa batas waktu sholat maghrib.
Kelima, kalau kita sebagai perempuan jangan lupa membawa mukena. Sebenarnya kemanapun kita pergi, sangat baik jika selalu membawa mukena sendiri. Hal ini meminimalisir mengantri mukena di mushola setempat.
Keenam, jangan lupa abadikan momentum dengan berfoto bersama. Lalu ambillah kesepakatan jika memang harus berpamitan duluan meninggalkan tempat bukber.
Hal penting lagi, selalu jagalah kebersihan, jangan lupa memakai masker dan cuci tangan. Demikian tips ala saya untuk melaksanakan bukber bersama teman atau sahabat.
aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...