Minggu, 23 Mei 2021

Pemberani



Sebagai manusia kita pasti dianugerahi sebuah kemampuan salah satunya sikap pemberani. Sikap pemberani akan mengarah kepada hal yang baik dan buruk. Semua tergantung kepada pengendalian kita sebagai pemilik sikap pemberani tersebut.

Berani kepada hal negatif, lebih cenderung mudah dilakukan, banyak hal yang tidak kita sadari itu adalah sifat pemberani tapi sebenarnya menjerumuskan atau merugikan. Contoh saja, ketika pengendara sepeda motor dia akan ngebut sesuai keinginan tanpa melihat sekeliling meski itu resikonya besar.

Lalu sifat pemberani yang positif itu juga banyak. Tapi berani mengakui kesalahan itu jarang terjadi. Berani berkata benar, meski banyak melukai hati seseorang itu bukan hal yang mudah.

Jika kita berani mengakui kesalahan atas segala hal yang kita buat di hadapan orang banyak itu patut diacungi jempol sifat pemberaninya. Tidak jarang, dari kita menyembunyikan rapat-rapat kesalahan kita. Namun, kesalahan orang lain diumbar-umbar. Apakah hal demikian dinamakan pemberani? 

Jawabannya itu semua lawan dari pemberani sebenarnya manusia yang seperti itu namanya manusia yang penakut. Hanya menggunakan orang lain demi menutupi kelemahan atau kesalahannya sendiri. Naudzubillah

Marilah terus intropeksi, mengoreksi diri sendiri. Karena segala hal yang kita lakukan sebaik apapun kita pasti dinilai manusia salah. Meski begitu jangan lelah untuk selalu berbuat baik. Karena yang patut menilai adalah Yang Maha Tahu Atas SegalaNya yakni Allah SWT. 

Sekian

Pentingnya Membaca



Sangat penting membudayakan membaca. Apa yang dibaca? segala hal yang perlu dibaca. Apakah buku, majalah, koran atau pesan WA pribadi atau grup. Tentu tidak hanya dibaca lalu akan berlalu seperti angin berhembus kemudian hilang. 

Membaca perlu dengan memahami secara teliti, secara benar. Berawal dari pengalaman saya sendiri. Di zaman seperti sekarang ini, di era kemajuan sosial media, kita harus membaca banyak hal dengan teliti, jeli dan kalau perlu di ulang-ulang.

Ada sebuh pengumuman dan informasi sekolah yang harus saya sebarkan melalui grup laman kelas. Di situ saya sudah menghimbau untuk membaca dengan teliti dan menjadikan sebuah perhatian. Kalau perlu mohon diulang-ulang membacanya agar benar-benar faham.

Ketika perkumpulan sebuah grup lebih dari satu orang bahkan lebih dari dua puluh orang tentu bukan hal yang mudah memahamkan. Tetapi dengan namanya membaca tulisan yang ada, menurut saya akan tetap membantu. Faktanya, namanya di grup tetap ada respon-respon yang aneh, terlihat beberapa orang yang tidak membaca dengan benar dan teliti.

Lalu hujan pertanyaan, yang harusnya tidak perlu dijawab karena sudah ada jawaban dan lengkap dalam pengumuman tersebut. Namun, apa daya tidak di baca. Dan sebenarnya ada beberapa anggota yang lain mengingatkan untuk dibaca ulang dengan teliti, ada juga yang hanya tersenyum melihat ketidak fahaman dalam membaca pesan tersebut. Ya itulah salah satu keunikan menjadi pelayan masyarakat, yang kita hadapi berbagai latar belakang. 

Siapapun yang membaca tulisan ini, sekali lagi penting sekali membaca dan memahami suatu informasi. Dan berhati-hatilah dalam sebuah perkumpulan, jika belum memahami bacaan dengan benar, lalu mengutarakan segala pertanyaan yang jawabannya sudah ada, itu membuktikan kemampuan dan kualitas pemahaman kita terhadap suatu bacaan. Terlebih akan merasa malu karena disaksikan dan dibaca oleh banyak orang. 

Sekian

Jumat, 21 Mei 2021

Asap Rokok



Datang Belakangan

Membuat Polusi

Membuat Tidak Nyaman

Setidaknya Tahu Kondisi

Dan Tempat Untuk Merokok

Benar-benar Membuat Tak Nyaman

Dan Pasti Terganggu

Kalau Ada Yang Batuk

Harusnya Peka

Apalagi Di Tempat Umum


Suatu kesempatan, saya duduk lebih awal di sebuah bangku untuk mengantri. Tiba-tiba ada bapak-bapak merokok dengan percaya dirinya di samping. Kira-kira bagaimana perasaan anda jika mengalami demikian?

Tentu, terganggu tapi saya cukup tahu diri yang tak tahan dengan asap rokok harus pergi menghindar. Sambil batuk-batuk, memang merokok tidak di larang. Namun, seharusnya menjadi perokok memahami.

Ada dua jenis perokok yakni perokok aktif dan pasif. Yang tingkat bahayanya lebih ke perokok pasif. Perlu diketahui, sebenarnya kedua jenis ini mempunyai bahaya yang cukup fatal. Tapi semua kembali ke masing-masing orang.

Maka penting sekali jika memang mau merokok di tempat umum, harusnya lebih menghormati dan menghargai orang-orang yang tidak merokok. Mencari tempat yang minim orang, bilang permisi atau mohon maaf terlebih dahulu sebelum menyalakan rokok. Kalau memang ada tempat khusus silahkan digunakan sedemikan rupa. 

Kamis, 20 Mei 2021

Mata Hitam



Bola Mata Menghitam

Seperti Otak Otoriter

Tanpa Melihat Hak Manusia 


Mulut Dan Lidah Menghitam

Seperti Kalimat Yang Terlontar

Bak Sampah Ludah Yang Basi


Angka-angka Peritungan

Atas Segala Jasa Yang Membantumu

Semena-mena Atas Keputusanmu


Model Manusia Sepertimu

Kebijakan Yang Tak Pernah Bijak

Tak Ada Obat Dan Nasehat

Bahkan Teguran

Kecuali Jatuh Ke Lubang Lembah Jurang Terdalam


Arti Sahabat



Sebuah Kenyamanan

Yang Tercipta

Tanpa Ada Suatu Batasan

Melupa Seperti Apa

Mereka Selalu Ada

Tidak Hanya

Dalam Suka Bahagia

Ketika Darah Bercucuran

Menggores Luka

Menangis Dalam Duka

Mereka Rela Pasang

Segenap Hati Raganya

Melindungi Yang Ia Bisa

Terimakasih Sudah Menerima

Menjadi Bagian Darimu

Jangan Lupa

Kau Adalah Sahabat Terbaikku

Bangun Tidur



Di waktu siang hari tentu banyak orang istirahat termasuk saya. Ketika dirasa cukup sekitar pukul 13.30 saya terbangun untuk segera sholat dhuhur. Lalu dengan setengah mata masih berat berjalan ke arah toilet paling belakang. Karena toilet depan akan dipakai oleh Abah.

Bangun tidur tentu saya tidak memakai kaca mata. Tahukan mata saya memang minus. Setelah buka pintu dapur belakang, saya masih tidak jelas melihat itu tongkat cangkul apa sesuatu menyeladang di tengah pintu. Ku putuskan untuk kembali ke kamar mengambil kaca mata. 

Setelah saya buka ternyata yang awalnya aku fikir tongkat cangkul, ternyata bisa jalan dan sudah separuh dari yang awalnya penuh di depan pintu. Kalian pasti kaget, tongkat apa demikian? Iya itu bukan tongkat biasa, itu adalah ular. Ular yang besar berwarna hitam ada batik fi kulitnya.

Sontak saya lemas, dan memanggil abah yang akan masuk kamar mandi. Lalu di eksekusi abah, kata umi ular printing cukup berbahaya dan besar. Kemudian kelanjutan gimana saya merinding meninggalkan tempat lokasi.

Setelahnya sama abah hendak di kubur difikir sudah mati. Tapi ternyata ketika mi di kubur ekor dan badannya masih menolak dan gerak ke atas. Seperti tidak mau di kubur artinya masih hidup. Saya yang di balik kaca jendela teriak sama abah "itu masih hidup bah". 

Lalu sama abah di angkat tanahnya kembali bagian dari kepala di pukul baru mati dan dikubur kembali. 

Betapa lemasnya badan ini  hingga menyadari kalau tongkat cangkul itu ternyata ular. Ya Allah, bangun tidur dengan mata minus dan belum terlalu sadar ternyata itu benar ular

Idul Fitri 1442 H



Idul Fitri merupakan waktu yang telah ditunggu dan di nanti umat Muslim setelah menjalankan puasa Ramadhan penuh tiga puluh hari. Bulan Syawal yang banyak keanekaragaman dalam menyambutnya.

Saling bermaaf-maafan, saling bersilaturrohim, saling mushofahah atau berjabat tangan dengan sanak saudara, para nenek kakek, teman dan tetangga.

Dua kali merayakan idul fitri di tengah pandemi yang tidak ada ujungnya sangatlah berbeda. Di pandemi pertama kita sangat terbatas dalam berkunjung atau bermushofahah dengan saudara bahkan tetangga. Di pandemi sekarang yang biasa mudik atau pulang kampung di larang. Namun, teknologi sangat membantu dalam bertukar kabar dengan sanak saudara yang jauh.

Kemudian, yang tak kalah penting idul fitri di era pandemi sekarang ini wajib memakai masker, sering-sering cuci tangan. Kalau pengalaman saya pribadi, kemanapun saya pergi selalu membawa hensanitizer yang sangat membantu untuk membersihkan tangan.

Setiap lingkungan atau daerah mempunyai kebijakan sendiri di idul fitri tahun ini. Beberapa daerah teman dan saudara di sebagian daerah kecamatan kalidawir dibatasi untuk anjang sini. Namun, dilingkungan desaku tetap seperti biasa namun harus mematuhi ptotokol kesehatan.

Semoga idul fitri kali ini menjadikan kita manusia yang semakin baik dalam segala hal terutama dalam segi ketaqwaaan. Dan yang paling utama adalah mohon haq adami atas segala dosa kesalahan dengan sesama manusia baik dengan saudara kerabat teman atau tetangga.

Selamat merayakan Idul Fitri 1442 H


Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...