Senin, 05 Juni 2023

Kados Pundi




Kados Pundi

Saget Gadhahi Manah Katresnan

Luar Biasa Mekaten

Kados Pundi

Saget Ningali Suco Endah Meniko 

Saben Dinten

Kados Pundi

Menawi Dereng Saget Panggeh 


Lantaran Panjenengan 

Ingkang Saget Ngayomi

Sedaya Manah Dalem

Namung Panjenengan

Ingkang Mboten Kasupen

Dumateng Asma Dalem

Wonten Saben Dinten Doa Pangestu


Panjenengan

Sigar Nyowo Ingkang Gusti

Kirim Dumateng Dalem

Sembahnuwun Ingkang Agung

Dumateng Sedayanipun Gusti

Sembahnuwun Sanget Kagem

Mas Garwo

Mboten Bayangaken Dalem

Kados Nopo Menawi Tanpo

Panjenengan Mas

Minggu, 04 Juni 2023

Celak



Celak bagi saya adalah salah satu alat kosmetik yang tidak boleh tertinggal. Artinya, keberadaan celak bagi saya sangat penting. Sudah terbiasa sejak di bangku SMP memakainya, sehingga jika tidak memakai terasa sangat kurang.

Ngobrol dengan teman, tentang celak menjadi sumber inspirasi saya untuk menuliskan tentang celak. Jenis celak pada zaman Rasul ada celak itsmid yang kaya akan manfaat untuk kesehatan mata dan perlu diketahui memakai celak adalah sunnah. Memakai celak juga terdapat manfaatnya yakni  untuk kesehatan mata misalnya menjernihkan mata, mempertajam penglihatan dan untuk mempertajam lingkar mata dari segi estetika.

Berkembangnya zaman seperti sekarang jenis celak sangat banyak misalnya dari segi merk, jenis bahannya dan jenis ketahanannya. Yang perlu kita ingat, celak yang kita pakai, sebaiknya yang bukan waterproof artinya yang bukan anti air. Mengingat kita akan sering melakukan wudhu untuk sholat. Kalau pun memakai yang waterproof sebaiknya dihapus dulu dengan micelar sampai bersih dan lekas berwudhu.

Pada umumnya orang menggunakan celak dibawah. Nah, teman saya berkata "onok sing bedo di njenengan" bahwa celak saya selalu aneh, alias berbeda menurut dia. Memang benar, saya senang kalau celak saya sudah sedikit "blobor" entah seperti semakin tajam saja. Padahal kata dia "blobor, jadi tidak rapi, tapi kok di sampean mesti pantes" sambil memberikan cerminnya. Masalahnya saya percaya diri saja.

Apakah memakai celak hanya diperuntukkan bagi perempuan? Jawabannya tidak, bagi laki-laki pun juga boleh memakainya. Namun, kadang mereka tidak setiap hari memakainya seperti layaknya perempuan. Bagi laki-laki yang terbiasa memakainya tentu tidak akan masalah. 

Berpenampilan menurut saya harus menjadi diri sendiri. Tak perlu memaksakan untuk bersolek yang berlebihan apalagi memaksakan untuk menjadi orang lain. Lihat kondisi dan acaranya terlebih dahulu dan utamanya adalah tahu tempat. Imitasi itu sah-sah saja, tapi jangan lupa memodifikasi. Sehingga kita bisa nyaman dan percaya diri.

RINDU





Ratapan Indah Disaat Bertemu

Kunamai Dengan Sebutan Rindu

Berdiam Menutup Mata Terpaku

Membangun Bayang Kehadiran Yang Semu

Dan Itu Adalah Kamu

Sabtu, 03 Juni 2023

Menghindar




Menghindar Apakah Juga Menghilang

Rasanya Jika Sudah Jadi Suratan

Sulit Untuk Tidak

Satu-Satunya Solusi Dihadapi Dengan Diam


Menghindar Untuk Lebih Sehat

Menghindar Bukan Agar Diperhatikan

Lepaskan Aku Dari Jeruji

Perhatian Keemasan


Hingga Aku Jalani Tanpa Beban

Jangan Terlalu Ikut Campur

Hingga Aku Babak Belur

Meskipun Hanya Dengan Senyum

Jumat, 02 Juni 2023

Kecewa Itu Wajar




Benci Tidak Sama Sekali

Kalau Ditanya Kecewa

Pasti Ku Jawab "Iya"


Cukup Tahu Saja

Tak Perlu Dekat Lagi

Sebatas Hubungan Teman Alami


Mungkin Aku Yang Terlalu Salah

Meletakkan Hati 

Sembarangan Dengan Kata Sahabat 


Ambil Hikmah Cerita Ini

Jangan Kau Ulangi

Cukup Sekali Dan Berhati-hati

Kamis, 01 Juni 2023

Kalimat Mantra



Belakangan ini saya sangat senang membaca kalimat-kalimat motivasi. Seakan segala yang saya baca itu membuat hati ini tersenyum bahkan tidak jarang saya menulisnya dengan gaya sendiri. Bahkan saya cari ayat-ayat Al Quran penguat dan pendorong tulisanku.

Kalimat yang telah ku tulis bisa jadi menjadi mantra dalam menjalani aktivitas dalam dua pulu empat jam. Di satu sisi akan menjadi pendorong, penguat dalam segala keadaan. Namun, di satu sisi lagi, menjadi candu pengabadian perasaan, yang menolak untuk lupa yang artinya bisa menjadi pengingat.

Kusadari hampir semua yang ku tulis adalah mencerminkan betapa lemahnya manusia yang tiada arti termasuk saya sendiri. Dunia ini sebatas panggung penuh ekspresi. Ekspresi kesenangan bahkan kesedihan tergantung masing-masing dari kita melukiskan. Sehingga tidak semua hal yang ditampilkan di panggung bisa menyenangkan  yang melihat.

Ketenangan hati bahkan jalan dalam aktivitas sehari-hari tidak lepas dari niat yang tulus pertama kali ditanamkan. Bukan dalam lisan saja, namun benar-benar dalam hati. Sehingga benar sekali, tindakan dan tutur kata kita mencerminkan hati kita. Ingat sekali nasihat orang Jawa "ajining rogo soko busana, ajining lathi saka ati"

Tidak semua orang akan suka dengan kita. Dan kita pun tak bisa memaksanya. 

Kumpulan dari berbagai kalimat yang sedang saya tulis menjadi pengingat bahwa segala hal yang terjadi akan ada hikmah , manfaat bahkan pelajaran. Apapun bentuknya sekalipun dalam kertas coretan, dan penemuan dikala itu akan tetap saya tuliskan entah kapan melanjutkannya. Buku-buku yang saya baca kali ini karangan seorang anak Ustadz terkenal yakni Wirda Mansur. Saya sangat suka dengan kutipan di salah satu bukunya adalah "If U Remember Me, I Will Remember U" menjadi penguat bahwa segala hal sudah dipastikan dari Allah dan kita wajib mengingatnya. Tujuannya agar kita tidak grusa-grusu dalam menentukan arah hidup dan meminimalisir keluhan. Jika pun mengeluh kembalikan kepada yang menakdirkan.

Selanjutnya setiap orang tidak akan pernah ada namanya tak ada harapan dan impian. Tidak ada pernah namanya tak memiliki masa depan. Tidak ada juga orang tak pernah mendapatkan kesempatan. Sebab segalanya ada Allah. Masalah pasti ada yakini saja dari masalah itu kita akan menjadi sosok yang besar dan bahkan menguatkan kita. So, jalani hidup kita dengan penuh syukur dan bahagia. Tanpa harus menye-menye, ingin seperti dia, ingin seperti aku atau kamu. 

Keep Fighting

1 Juni





Budaya yang beragam begitu juga dengan suku yang dimiliki Indonesia. Selalu bangga dengan segala yang dimiliki oleh Indonesia. Terlepas dengan banyaknya problematika.

Lahirnya Pancasila di 1 Juni merupakan bukti prinsip ideologi yang kuat untuk negeri dan rakyatnya. Tidak cukup dengan lisan mengakui bahwa nasionalisme dan patriotisme telah dimiliki. Melainkan dengan praktek dan keseharian dalam mengamalkan sila-sila pancasila.

Spiritual yang kuat pada masing-masing agama, menjunjung tinggi nilai toleransi, rukun, damai dan menghargai menghormati menjadi pedoman hidup. Seperti halnya "HabluminAllah dan HabluminNass" haruslah seimbang.

Hari Pancasila kali ini menjadi penguat dan pengingat akan seberapa berkualitas negeri tercinta ini. Peran-peran generasi muda di setiap lapisan masyarakat baik dengan pendidikannya meliputi akhlak dan prestasi baik secara akademik atau non akademik, haruslah ditunjukkan. Jangan berhenti begitu saja. Jalan utamanya adalah mengembangkan semaksimal mungkin dan tetap rendah hati, jangan cepat puas terhadap yang telah diraih.

Hari Pancasila menjadi penguat, dalam mempererat, merawat sampai melestarikan segala budaya yang dimiliki. Memang, Indonesia penuh dengan berbagai perbedaan. Pancasila memiliki peran penguat atas perbedaan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika dengan satu tujuan. 

Perbedaan yang beragam menjadi sumber kekayaan utama Indonesia. Sehingga, di hari lahirnya Pancasila sebagai tombak penguat untuk semua.

Selamat Hari Pancasila

Semakin Jaya Negeriku Indonesia 

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...