Senin, 09 Oktober 2023

Tak Ingin Ciut

 


Tekatku Mengkerut

Bak Lipatan Sikut 

Lama Dan Dingin Mengkisut

Kuingin Melebarkan Qolbu

Menerima Keputusan Yang Satu

Dan Tak Ingin Menciut

Nyatanya Hanya Bisa Diam Kecut

Namun Aku Bukan Pengecut

Yang Hanya Menyakiti Dibalik Layar Kumut


Sabtu, 07 Oktober 2023

Puisi Bagai Candu


Menata Kata Dan Menulisnya

Bagai Candu Yang Tiada Dua

Melukiskan Segala Rasa

Yang Entah Kemana Mengembara


Aku Hanya Manusia Biasa

Tak Berhak Memaksa Rasa

Melalui Puisi Akan Terbaca

Bahwa Cinta Bukan Sekedar Nafsu Belaka

Memeluk Dalam Tangisan





Menghadirkan Bayang Yang Tak Nyata

Menjadi Kekuatan Bak Senjata

Menghadirkan Air Mata

Menjadi Bungkusan Sebuah Doa


Bukan Tertunda

Hanya Saja Waktu Yang Berbicara

Bukan Tangis Kepurukan

Bukan Juga Sedih Takkesudahan

Jumat, 06 Oktober 2023

Hadir





Hadir Tak Diharap

Tidak Hadir Tak Merubah

Diam Tak Dianggap

Hilang Tak Dicari

Sebegitu Dicacati Dan Dimaki

Bukankah Sering Kali

Lalu Apa Yang Dicari

Susah Sekali Lupa Dimemori

Apakah Tetap Dibiarkan Yang Seperti Ini?

Kamis, 05 Oktober 2023

Barokahnya Menikah Di Pondok



Kesempatan yang luar biasa, ketika bisa menghadiri pernikahan saudara di PPTQ Putri Al Falah Ploso. Menghadiri Walimatul'ursy seperti mengisi baterai, layaknya energi dan ilmu baru untuk kami yang terlebih dahulu menikah. Ada beberapa catatan penting dari isi Mau'idzoh yang disampaikan oleh salah satu guru/ustadz. 

Pertama adalah menikah di pondok merupakan salah satu pernikahan yang membawa barokah. Menikah di pondok adalah sesuatu yang luar biasa, hal ini adalah salah satu barokah dari khidmah kepada poro pengasuh Kyai dan Bu Nyai. Maka ketika sudah dinikahkan jangan berhenti untuk khidmah, artinya lanjutkan khidmah kepada beliau-beliau.

Kedua, kita tahu menikah itu adalah sunnah dan sarana untuk ibadah mengharap ridho Allah. Sehingga apapun yang dilakukan oleh suami istri akan mengalir sebuah pahala. Apalagi tujuannya adalah untuk kebaikan dan saling pengertian dan perhatian.

Ketiga, menikah akan menjaga status. Hal ini sebagai pagar untuk lebih hati-hati dimana pun kita berada. Selain menjaga status untuk menjaga keturunan. Keempat adalah menikah itu nikmat.

Nikmat dalam menikah yang diibaratkan beliau dengan bahasa Jawa "enak e sak klentheng, rekosone sak rendheng" yang memiliki arti yang namanya rumah tangga pasti ada masalah. Menikah yang barokah apapun masalah yang dihadapi pasti akan menemukan solusi untuk kebaikan. Apalagi diiringi dengan khidmah yang sungguh-sungguh di pondok.

Menikah juga sarana membuka rizki. Beliau menjabarkan seperti pengalamannya. Dulu sempat berjualan krupuk. Tak sangka-sangka Allah tetap menata, ketika teman-teman ada mobil, Allah memampukan untuk membeli meski sederhana. Intinya Allah akan senantiasa menata dengan cara yang terbaik selagi kita terus berusaha dan berikhtiar. Sebagai suami istri disitulah adanya rasa saling pengertian. Semoga bermanfaat. 

Senin, 02 Oktober 2023

Meluaskan

 



Meluaskan Maaf

Untuk Sekedar Melepas Lega

Luaskan Luapan

Dengan Segala Ungkapan

Mencair Dengan Segala Kalangan

Sembuhkan 

Agar Tetap Menjadi Waras Akan Kehidupan

Menata Rindu

 



Menata Rindu

Takut Untuk Berseru

Memendam Di Dalam Kalbu

Menata Rindu

Dirapi Bak Sendu

Merintih Membilu

Menengadah Disujud KepadaMu

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...