Rabu, 01 Januari 2025

Kemana Filza Selama Ini?

Desember 

Awal Desember, ternyata Umi harus masuk klinik untuk rawat inap. Dan hari-hari itu menjelang UAS kampus. Ya Allah Ya Allah Ya Allah semua atas izinNya. Umi di klinik sekitar 3 hari, saya dan Abah yang stanby di klinik, suami yang wira wiri. Subhanallah Walhamdulillah, banyak yang mendokan serta menjenguk. 

Teman-teman Dosen menjenguk Umi

Penghujung tahun 2024, sepulang dari klinik membaik, namun gatalnya kambuh, sebetulnya kondisi Umi saya normal semua. Gatalnya bukan dipicu dr kolesterol atau gula. Entah dari mna gatalnya, kadang kambuh dan pergi tanpa bekas, di jam-jam tertentu. Akhirnya kami cekup-kan di RSUD, Alhamdulillah semua normal. Semoga segera sembuh, dan hilang gatalnya, memang berangsur-angsur. Aamiin Dari peristiwa ini harus banyak bersabar, ikhlas dan diambil hikmahnya. Yang membuat saya sangat terharu adalah keluarga, sanak saudara, teman, sahabat bahkan guru sekaligus panutan saya yang selalu memberikan doa, bantuan serta memberikan nasihat, motivasi dan semuanya. Maturunuwun sanget sedayanipun, Alhamdulillah

Desember mulai dari tanggal  9, 10, 11, 12 persiapan AL yang tidak ada habis-habisnya, memang diawal saya sering izin menjaga Umi bahkan beberapa grup terpaksa saya abaikan saya lebih fokus ke Umi. Mohon maaf njih. Alhamdulillah dua hari sebelumnya bisa membantu, meski disela sela acara dihiasi kekhawatiran serta air mata yang luar biasa. Sempat lembur dengan Bu Shofa, tetapi beliau faham kondisi saya sehingga dicukupkanlah waktunya agar segera pulang. Tibalah saatnya di acara puncak yakni tanggal 13 Desember 2024, AL dimulai segala kerepotan dan ketegangan dan penuh sholawat, rasa haru campur aduk. AL diselenggerakan selama dua hari sampai tanggal 14 Desember. Kejadian lucu dan kegiatan penting beriringan.




Kemana Filza Selama Ini?

Lika-Liku November 

3 November 2024, menghadiri Haul PPHM Ngunut, Tulungagung. Kegiatan ini juga sudah lahir tulisannya, jangan lupa untuk membacanya. Selanjutnya adalah adik ke Yogjakarta untuk study, tanggal 8 Novembernya saya jemput di Tulungagung. Saya menjemputnya telat banget, sebab masih ke salon. Astagfirullah Filza.


Hari Pahlawan, saya bersama suami ziaroh ke Kediri. Mampir ke simoang lima, bernostalgia dengan wisata kulinernya. Kuperlihakan kepada suami kuliner-kuliner yang harus dikunjungi bila ke Kediri. Alhamdulillah, kalau ada rizki ingin berangkat ziaroh, berangkat saja dilanjutkan dengan kulineran.


13 November Dilanjutkan dengan kegiatan kampus kuliah dan mengusun konsep buku untuk ujian kompre di Prodi IAT. Bersama kaprodi dan sekprodi rapat kemudian melanjutkan oembagian tugas dan menulisnya. Saya menulis ayat-ayat Al Quran tentang jihad, pendidikan dan ayat sains. Dan bukunya insyallah akan terbit diawal tahun ini. 


14 November dilanjutkan kegiatan ceria bersama anak-anak yang mengaji di masjid. 17 November ngaji bersama Dr. Nasheh di balaidesa mirigambar di acara Forum Silaturrahim IPNu IPPNu.  Malamnya bertemu dengan Asesor BANPDM sebab lembaga Mts tempat kerja suami akan diselenggarakan akreditasi. Nah, pada waktu itu hujan cukup deras sampai dilokasi, kemudian dapat tlf, Umi kambuh sungguh hatiku campur aduk. KuTlf bulek untuk menjaga sebentar, sampai Abah pulang. Berjalan waktu Umi berangsur baik kembali.


Berjalanlah November dengan sangat padat suami akreditasi, stanby untuk Umi, kegiatan kampus masih terus berjalan kuliah dan  rapat persiapan untuk AL prodi MPI kemudian dilanjutkan dengan rapat bulanan Yatim Mandiri. 

26 November dilanjutkan tugas keluar di PMII Tulungagung, bersama kawan dosen dan 5 mahasiswa, 3 putri dan 2 putra. Mereka berkumpul di rumah dan menuju lokasi dengan mobil bersama-sama. Sesampai disana persyaratan untuk masuk belum di cetak yakni KTP dan KK. Sehingga saya dan Bu Shofa harus keliling mencari f?Fotocopyan. Acara disana adalah Penanggulangan Pencegahan AIDS. Setelah selesai kami berkunjung di kedai OhMie. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar.

November yang harus kuat dengan segalanya, pada waktu itu, Umi kurang sehat sampai hari ini masih pemulihan, mohon doanya. Kemudian, ada tetangga manthu, dilanjutkan Pakdhe yang mantu anaknya, yap betul Mas Misanan saya. Alhamdulillah Umi kondisinya berangsur-angsur kembali sehat. 30 November pakdhe mantu, Umi masih pemulihan dan Alhamdulillah bisa ikut menghantar manten ke Kediri. Awal Desember tanggal 5 setelah ribetnya kampus rapat persiapan AL kami berlima menjenguk Bu Nyai yang dirawat di RSUD, namun sesampai dilokasi Bu Nyai sudah dibawa pulang. Akhirnya kami mampir gacoan mengisi amunisi.



Kemana Filza Selama Ini?

Oktober Padat Merayap

Lanjut di bulan Oktober, diawal Oktober dimulai dengan acara Seminar Nasional di STAI MAS Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir bersama Dr. Salamah Noorhidayati, MA. Pada seminar ini membahas tentang peran tafsir Al Quran dan Hadits dalam pembentukan etika sosial pada generasi modern. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas academica STAI MAS. Alhamdulillah (1 Oktober 2024)


Dilanjutkan 9 Oktober 2024 bersama suami ngaji rutin di Teras Gubuk Ploso bersama Gus Kaustar. Selalu ditempat ini mengisahkan hikmah serta ilmu yang luar biasa. Salah satu part ngajinya beliau pada hari itu adalah, jangan menunjukkan cerita kesedihan kepada sesam makhluk selanjutnya adalah kunci surga dengan lafadz "Laailahaillah".

16 Oktober 2024, STAI MAS kedatangan tim audit keungan dari Brawijaya. Acara dimulai pagi hari sampai siang. Memberikan pelajaran dan ilmu tentang keuangan dan cara pengeleloaan keuangan pada lembaga besar seperti kampus. Dilanjutkan dengan 18 Oktober 2024 menjadi narasumber di PPHM Asrama Sunan Pandanaran Ngunut Pentingnya Ekstrakurikuler di Pondok Pesantren. Cek tulisan di Blog sebelumnya.

Tak terlupakan dibulan ini juga menjadi TPD Kabupaten Tulungagung Ibu Khofifah dan Emil Dardak, dengan segala agenda dan perekapan data dengan aplikasinya. Ini pengalaman yang luar biasa, sebab saya masih pertamakalinya. Dan saya mengucapkan banhak terima kasih untuk semuanya, terutama Ketua Pergunu Pak Mukson, yang telah mengajak saya. Sehingga banyak kenalan baru dengan orang-orang hebat seperti Pak Taufiq, Bu Endah dan Bu Indri dari Darul Falah.



Akhir Oktober 2024, tepatnya tgl 27 kami ditugaskan menjadi Panitia sekaligus MC di Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Disana diselenggarakan Olimpiade Matematikan dan Al Quran. Alhamdulillah siswa yang kami kirim mendapatkan juara 3 kategori lomba Tartil Al Quran. Kali itu saya mengajak Bu Muna dan Pak Rohmat untuk menjadi juri salah satu cabang lomba. Alhamdulillah





Kemana Filza Selama Ini?

September Berkesan

Kemana Filza selama ini? Kali ini merasa bersalah sekali, tulisanku yang receh tidak pernah terbit di laman Blog-ku. Kesibukan yang di depan mata adalah sebuah aktivitas belaka. Namun, sejarah tidak akan pernah ada, bila tidak ada menulis.

Oh Filza, banyak sekali list judul tulisan recehmu. Tapi tak pernah kau hiraukan, mulai dari Oktober yang hanya satu tulisan. November demikian, Desember penghujung tahun 2024 terlewat dengan tulisan yang tertunda.

Akan kuceritakan perjalanan 2024 yang Subhanalah, Masyallah, Alhamdulillah mampu melewatinya. Meskipun dengan Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah. Mulai dari September memiliki kesempatan menjadi panitia acara besar di UIN Satu bersama PERGUNU Tulungagung yakni BRANDING MADRASAH/SEKOLAH bersama Dr. Nafik Palli, M.Pd. Benar saja ini acara sangat keren dan peserta penuh. Alhamdulillah bisa mengikutinya bersama orang-orang hebat bertemu guru-guru besar UIN SATU. Hampir seluruh panitia diambilkan dari kepala madrasah dan Ra, sedangkan saya hanya guru biasa. (18September2024)

               proses diskusi membangun Brand

                       proses diskusi kelompok

Bersama Dr. Nafik Palli, M.Pd

Opening kuliah untuk mahasiswa kelas intensif. Bersama para pengasuh PPHM Ngunut, Tulungagung di Kampus II STAI MAS. Pada waktu itu mengkaji kitab Tafsir dan Fiqih. Rasanya bangga sekaligus terharu bisa mengikuti kuliah besama beliau-beliau. (19September2024)


September selanjutnya mengikuti guru inspirasi di Sidoarjo Surabaya, tepatnya di ICM disana menginap dua hari bersama kurang lebih 12 guru dari Tulungagung. Acara ini diselenggarakan untuk menyegarkan kembali komitmen menjadi guru khususnya untuk siswa yatim atau piatu dan dhuafa. (21September2024).


Akhir September keluar kota tugas ke Kopertais IV Surabaya, tepatny di GreenSa  (UIN Sunan Ampel Surabaya). Acaranya adalah Pemetaan Akreditasi Institusi di lingkup PTKIS Surabaya. Pada acara ini saya bersama salah satu teman dosen, perjalanan ba'da subuh menggunakan bus patas via tol. Seperti biasa sampai di termjnal Bungurasih ke lokasi menggunakan grab. Alhamdulillah kita ontime dilokasi dan mengikuti acara dengan baik. Acara ini tidak menginap, Magrib kita perjalanan pulang. Alhamdulilllah. (26Sepetmber2024)



Sabtu, 16 November 2024

Cut Off



Baru-baru ini saya menyadari bahwa saya telah mengambil tindakan dan keputusan yang cukup besar. Keluar dari zona toxic dalam dunia pekerjaan yang sudah enam sampai tujuh tahun saya disana. Selama ini saya berusaha untuk selalu menghargai mereka dan mendalami peran sesuai dengan tupoksi saya dilembaga tersebut. Selama ini saya berusaha untuk memaksimalkan tugas salah satunya gencar dalam tujuan pendidikan dasar, mulai dengan literasi, bakat skiil siswa-siswinya dan bahkan hafalan Al Qur’an yang berkualitas. Tidak hanya hafal melainkan juga bisa membacannya.

Selama tidak menyalahi prinsip saya, saya akan bertahan. Namun, apadaya ada seorang yang menurut saya sebagai seorang yang disepuhkan juga sesama perempuan, bagi saya dia tidak memiliki perasaaan, tidak bijaksana, seenak jidatnya sendiri, tanpa menyadari kekurangannya. Sebagai orang yang disepuhkan dan sebagai atasan harusnya tahu dan memahami tindakannya. Namun, yang tampak selama hampir saya enam tujuh tahun saya disana, dia tidak bisa demikian.

Yang tampak adalah “saya atasan, maka kamu harus tunduk”. Kalau boleh saya mencatatan bagimana tidak bijaksananya dia, salah satunya pernah suatu saat memfoto-foto kelas tahfidz entah tujuannya apa kemudian di share di grup dan itu bagian kelas saya dan beberapa kelas lain. Bagi saya ini bukan menegur melainkan ingin mempermalukan. Selanjutnya memfoto sampah depan kantor, di share di grup guru formal yayasan, hal-hal demikian bagi saya bukan jiwa pemimpin, karena tujuannya ingin mempermalukan, meskipun tidak atas nama pribadi, ini kantor milik guru MI semua. Sehingga dia ingin mempermalukan guru MI!

Itu bagian-bagian contoh kecil saja, belum yang lain. Belum yang meranah kepada pribadi saya. Mungkin itu bagian pil pahit sebuah pengalaman yang awalnya saya wajarkan, kuanggap sebagai orang tua. Tetapi, tidak untuk kali ini, sudah melangkahi bahlkan dua kali terkait dengan prinsip pribadi saya. Dan bagi saya itu sangat fatal. Buat apa mempertahankan dan tetap menghargai orang yang tidak pernah menghargai bahkan tidak menganggap kita ada.

Bagi saya dia adalah MANUSIA JAHANNAM yang pernah saya temui dimuka bumi ini. NAUDZUBILLAHIMINDZALIK. Bukan saya tidak bersyukur diberikan kesempatan bekerja atau khidmah atau apalah istilah disana kali ini benar0benar membuat saya KECEWA dan mengambil langkah untuk CUT OFF. Bagi saya tidak perlu berpamitan secara formal kepada MANUSIA JAHANNAM seperti dia atau manusia-manusia jahat dibelakangnya. Dan saya simapn baik-baik itu nama siapa saja.

Bagi pembaca, mungkin ini tulisan yang isinya tidak bermanfaat dan terlihat sangat jahat. Pada faktanya manusia seperti dia lebih jahat dari segi fisik NUADZUBILLAH sudah tidak mencerminkan manusia yang baik, jujur dia tidak pernah senyum sepanjang hayat, bahakn di kalender yang beredar pun, sama sekali TIDAK, beretemu dengan sesama juga demikian. Dari cirinya saja, sudah terlihat betapa JAHANNAM dia. Tulisan ini bentuk pelajaran dan hikmah yang patut diambil bahwa saya sebagai manusia biasa tentu marah, kecewa tetapi saya sama sekali tidak ada dendam kepada mereka, juga tidak ada tendensi apa-apa. Tetapi ingat bahwa hukum tabur tuai, karma itu masih berlaku. Ada Allah yang sangat Maha Perkasa, Maha Kuasa, Maha Adil dan Maha segala-galanya. Bahkan untuk membalas hal kecil demikian kepada mereka sangatlah kecil. Ingat saja, saya adalah salah satu manusia yang sering anda dzolimi dengan tindakan dan perkataan. Tenang saja Hey MANUSIA JAHANNAM!

Konsep dalam hidup seketika berubah setelah bertemu MANUSIA JAHANNAM seperti dia. Bahwa dengan mengakhiri tidak berada dilingkungan yang sama itu adalah keputusan yang tepat. Demi kesehatan mental dan saya tidak peduli dia tertawa terbahak-bahak setelah membuat saya tidak krasan dilembaga tersebut. I DON’T CARE!

Satu lagi, saya dikabari oleh kawan beda lembaga bahwa insentif saya keluar, namun apa yang terjadi adalah tanpa permisi, ternyata SIMPATIKA saya telah diblokir oleh MANUSIA JAHANNAM VERSI LAKI-LAKI tersebut, yang berada disatu lingkaran SETAN. Ini tidak satu kali, namun dua kali. Pertama adalah saya masih ingat betul, ada satu guru yang sudah resign namun SIMPATIKA masih dihidupkan dan masih diberikan jam, insentifnya cair dan diberikan, padahal dia tidak mengajar, siapa dia? Dia adalah keponakan MANUSIA JAHANNAM PEREMPUAN itu. Dan itu awalnya dirahasiakan, namun ALLAH telah membukanya tanpa sengaja. Saya masih ingat betul bagaimana saya disidang, yang katanya saya tidak mengerti ushul fiqh dll. Kedua, baru-baru ini double accounting bagi kakaknya, saudaranya tidak masalah namun tidak berlaku untuk saya yang orang dari luar. Masih banyak sekali pil-pil kejahatan, kedzalimannya. Tidak apa-apa ditunggu saja waktuNya entah KEHANCURAN yang tak berbentuk lagi. Lanjutkan saja KEJAHATANMU.

 

Senin, 04 November 2024

Haul Pondok Ngunut 2024



Oleh-oleh ngaji ketika Haul KH. Muhammad Ali Shodiq Pondok Ngunut. Pada kesempatan itu disampaikan oleh Habib Muhammad Bin Husein Al Habsyi

🍎Asmo kinaryo jopo

🍎Memberi nama anak harus dengan nama ulama kalau artis sekarang terkenal besok tercemar,

🍎Memberi nama dengan nama orang sholeh, agar jalan hidup seperti orang sholeh

🍎Allah menghidupkan dengan ilmu, ilmu yang berupa warisan kanjeng Nabi Muhammad

🍎Semua ilmu tersebut dipesantren itu PENTING

🍎Jujur mujur, bukan jujur ajur

🍎Semua akan menjadi pakar untuk ilmu yg umum, beda dengan ilmu agama harus menggunakan guru,

🍎Guru yang bersanad sampai kanjeng Nabi

🍎Anda yang berada dipondok pesantren harus bersyukur

🍎Akhlak itu diatas segalanya, sepinter, seapik apapun ibadahe, ahli wiridan, ahli sholat, ahli puasa, ahli shodaqoh, ahli ngaji, ahli sing apik-apik namun sering gae loro ati orang, apalagi itu lisannya jarang omong tapi sekali ngomong nyogok atine liyan, meremehkan orang lain wes alamat JELEK menungso kuwi= NERAKA

🍎seorang suami harus menomorsatukan ibu dibanding istrinya, maka sebagai istri harus memotivasi suami agar berbakti, sehingga berkah akan mengalir kepada suami dan istri

🍎 akhlak tengah-tengah sesuai dengan tempatnya

🍎paling utama orang itu punya ILMU lalu punya AKHLAK, mampu menempatkan diri dimana saja dengan baik,

🍎 dengan begitu orang tersebut pasti wajahnya menyejukkan, menenangkan, membuat sekelilingnya bahagia bukan sebaliknya

🍎Riyadhoh untuk mendirikan Pondok Bukan Sembarangan Orang, pondok pesantren yang besar seperti ini didirikan oleh bukan sembarang orang yang mampu mendirikan yakni orang yang berada di Maqom Mahbubi (dicintai) yakni Beliau Almukarrom KH. Muhammad Ali Shodiq 

🍎Dicintai oleh semua elemen baik oleh muridnya oleh gurunya dan semua orang, dicintai oleh makhluk itu tanda oleh dicintai oleh Sang Kholiq

🍎Dicintai bukan dikagumi layaknya ngefans

🍎Minta doa cuma satu, doakan saya agar saya dicintai oleh Allah


Hal ini menjadi Reminder My Self, untuk selalu berusaha menjadi manusia yang baik. Dan senantiasa bersyukur diberikan kesempatan untuk berkidhmah dan selalu belajar, belajar dan belajar. Bersyukur didekatkan dengan orang-orang sholeh serta guru-guru yang luar biasa. Semoga bermanfaat.

Jumat, 18 Oktober 2024

Setiap Dari Kita Istimewa Dan Hebat


Mendapat kesempatan yang istimewa. Tidak semua orang akan merasakan untuk belajar bersama. Tiba-tiba mendapatkan sebuah hikmah yang luar biasa untuk lebih semangat. Salah satunya menyadari tugas utama diri ini dan menyadari siapa saya.

Menjadi pembicara memang tidak mudah. Pembicara didepan ratusan santri sejatinya adalah menasihati diri sendiri, agar lebih bergerak, berkarya dan mewujudkannya. Berdiri seperti hari ini, bukan menunjukkan bahwa aku hebat, BUKAN ! Melainkan sebab karena doa orang tua, suami serta para guru-guru kami. Dan setiap dari kita adalah istimewa dan hebat.

Hari ini saya diminta untuk sharing bersama para santri di Pondok Ngunut Asrama Sunan Pandanaran, khususnya untuk santri tahfidz putri baik SMP/SMAQ. Sharing dan belajar bersama, betapa pentingnya kegiatan ekstrakurikuler. Seperti biasa saya menyiapkan materi kurang lebih tiga empat harian. Kemudian ada ice breaking dengan senam-senam ringan lengkap dengan lagu yang telah saya hafalkan dan siapkan.

Singkat cerita, sampailah di pondok, Alhamdulillah saya diantar untuk sowan ke Ning Bilqis dengan Mbak Solihah salah satu pengurus disana, saya memohon izin, doa dan terima kasih sudah diberikan kesempatan yang luar biasa untuk nderek khidmah, belajar dengan para santri. Terjadilah obrolan singkat dan tak lama kamipun berpamitan. 

Saya menunggu persiapan para santri setelah jamaah sholat Ashar. Selanjutnya, acara dimulai, perkenalan singkat  dan langsung pada materi. Menghadapi kurang lebih dua ratus lima puluh santri yang hafal Al Quran memang sedikit berbeda, tangan saya dingin, namun saya berusaha memaksimalkan perform dengan menikmati dan menyampaikan materi sebaik mungkin.

Memang tidak runtut bahkan senam ringan yang saya siapkan juga belum tersampaikan, hanya tepuk-tepuk yang membuat sedikit heboh. Alhamdulillah secara umum peserta sangat excited. Sehingga membuat saya semakin enjoy.

Garis besar materi kali ini adalah menyongsong hari santri, maka sebagai santri harus lebih berprestasi. Salah satunya dengan adanya ekstrakurikuler sebagai wadah untuk mengembangkan bakat diri. Kadang kita tidak sadar,  sebetulnya bakat kita apa? Jalannya harus bagaimana? Bagaimana cara mengembangkannya dan harus seperti apa?

Seusia para santri yang pada umumnya di generasi Z dan generasi Alpha sering dilanda insecure, ketidak percayaan diri bahkan mental yang cenderung lemah. Segala hal ingin instan. Utamanya juga dengan bakat, misalnya tanpa latihan bisa menjadi ahli dan baik. Padahal bakat itu harusnya tetap diasah agar semakin berkualitas. Melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu alternatif dalam mencari, mengembangkan, dan memproses bakat tersebut. 

Ada tips utama yakni niat yang kuat, paksa diri, disiplin, ikuti dengan senang, percaya diri dan tunjukkan bahwa kamu bisa dan mampu. So Just Join And Enjoy With Happiness because No One Know Which Talent In The Future Will Be Useful.

Semangat untuk kita semua,

Santri Harus Berjaya,

Salam Semangat

Salam Literasi,

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...