Selasa, 29 Juni 2021

Kisah Kaki



Dalam perjalanan hidup untuk menata sebuah kehidupan yang lebih baik. Diperlukannya sebuah perjuangan dan proses untuk mendapatkannya. Tidak mudah sekali, menemukan jalannya.

Sepanjang perjalanannya dengan kostum kebesarannya hitam putih berkaos kaki hitam dan berfantovel hitam. Menenteng-nenteng amplop coklat berisi banyak lembaran yang menjadi syarat ketentuannya. Rela menunggu berjam-jam untuk sekedar namanya di panggil.

Hanya bermodal air mineral dan duduk diam mengamati. Melihat banyak orang yang sepertinya. 

Kaki yang terbungkus kaos kaki mencoba bergerak-gerak mengurangi kebosanan. Kaki ini yang mengiringi sepanjang perjuangan selalu melangkah penuh dengan rasa optimis. Tanpa sedikit keraguan dengan langkah yang telah diambil.

Tak memungkiri, kadang lelah menghampiri dan itu manusiawi. Tetaplah selalu memberanikan diri menjadi lebih baik. Jangan lelah untuk selalu melangkah, hingga menemukan kenyamanan kesuksesan yang telah dicita-citakan sejak lama.

Jangan Sendiri



Hanya Dugaanmu Saja

Hanya Perkiraanmu Saja

Hanya Perasaanmu Saja

Begitulah Kiranya

Bukan Karena Rasa


Menyusuri Jalan Kesepian

Menjadi Dasar Untuk Sendiri

Tidak Begitu Harusnya

Bukalah Hatimu

Hingga Ada Kesempatan Untukku


Jangan Lagi Kesepian

Selama Masih Di Dunia

Tidak Akan Cukup 

Jika Kamu Sendiri

Ramaikan Hati

Dengan Membuka Diri

Berenang



Kebebasanmu Tiada Batas

Hingga Kemana Kau Pergi

Terserah Diri Dan Hati

Sirip-sirip Kecil Bergetar

Senyum Tipismu Menghiasi


Iringan Senandung Lagu

Lirih Merdu Menambah Cantik

Lekung Lenggok Ekormu

Berenang Dengan Menari

Tak Mau Berhenti


Kebebasanmu Tidak Berhenti

Meski Hanya Pada Wadah Kecil

Hijua Lumut Menjadi Hiburan

Kerikil Kecil Menjadi Teman

Bermain Kesana Ke Mari


Semua Terpana Melihatmu

Akan Menjadi Penghibur Lara

Terlihat Tenang Tanpa Beban

Berenang Menari Mengelilingi

Teruslah Mengiringi Kami

Minggu, 27 Juni 2021

Hargai


Setiap Manusia

Mempunyai Pilihan

Setiap Manusia 

Mempunyai Prinsip

Jika Sudah Seperti Itu

Jangan Sesekali Mengatakan

Itu Bukan Aku Banget

Hey Hey Beraninya Anda


Anda Bukan Saya

Saya Juga Bukan Anda

Lalu Apa Tugas Mulia Anda

Cukup Diam

Lihatlah Tanpa Harus Berkomentar


Hargai Pilihan

Hargai Prinsip Hidup Oran Lain

Karena Jika Anda Sudah Berani

Mengatakan Itu Bukan Aku Banget

Anda Akan Berani Menyalahkan

Tanpa Melihat Kesalahan

Yang Sudah Mengendap Lama

Pada Diri Anda Sendiri

Nadzubillah






Sabtu, 26 Juni 2021

Mengisi Waktu Luang



Rasanya kalau liburan, banyak di rumah tanpa kegiatan yang manfaat itu sangatlah tidak enak. Tidak produktif itu tidak mengenakkan. Lalu apa yang bisa kita lakukan agar tetap produktif?

Banyak, yang penting jangan hanya rebahan. Kalau versiku mengisi waktu luang dengan memasak, meski ini aktifitas setiap hari, setidaknya membuat menu-menu baru, dan membuat camilan merupakan trobosan baru. 

Sekarang liburan tidak bisa keluar kemana-mana. Mengingat angka covid dimana-mana semakin meninggi. Membuat saya berfikir ulang kalau harus liburan keluar kota. Sehingga liburan di rumah dengan menyibukkan diri, minimal mengobati rasa ingin main-main keluar rumah.

Oleh karena itu, kenapa saya suka sekali masak memasak dan membuat camilan. Nah setelah membuat menu baru atau camilan, jangan lupa untuk diabadikan. Dengan memfoto salah satunya. Yang lebih menarik, tularkan melalu sebuah tulisan resep dan cara membuatnya.

Wah rasanya kok menyenangkan, siapa tahu dari tulisan kita ada yang membaca. Lalu ada yang tertarik mencoba membuat masakan dari resep yang kita tulis. Hebatnya lagi kalau kita memberanikan diri untuk menjualnya, rasanya akan semakin manfaat dan menguntungkan.

Saya masih teringat dawuh Gus Kautsar  bahwa "seorang wanita akan jadi ahli di bidangnya masing-masing, jika mampu fokus dan tekun dalam berproses"

Jadi, jangan buang waktumu begitu saja, kita akan merugi. Sibukkan diri dengan hal yang manfaat.

Salam kreatif dan produktif

Teman



Kalau Dirasa

Dekat Memang Dekat

Kalau Dirasa

Jauh Akan Tetap Dekat

Kalau Dirasa 

Sakit Akan Jadi Penyeka

Kalau Dirasa 

Pahit Akan Jadi Manis

Kalau Dirasa

Bencana Itu Akan Jadi Ujian


Pertemanan Yang Selayaknya

Menjadi Sebuah Ikatan

Persahabatan Persaudaraan

Yang Kuat Menguatkan

Meski Sering Berbeda

Akan Menemukan Kemufakatan

Agar Tetap Menjadi 

Pertemanan Yang Abadi

Tanpa Mengurangi

Tanpa Melebihi

Mengetahui Memedulikan

Terimakasih Teman

Salam 

Kamis, 24 Juni 2021

Sambal Petis




Beberapa hari ini sangat menggandrungi tahu goreng. Mungkin karena cuaca belakangan ini setiap sore hujan. Sehingga meningkatkan rasa ngemil. Hujan yang dingin menikmati tahu hangat yang baru digoreng dipadu padankan dengan sambal petis Madura, rasanya mantab.

Kenapa harus petis Madura, kebetulan saya mempunyai teman yang berasal dari Madura. Dia suka mengirimkan petis dari rumahnya. Ternyata petis Madura itu ada dua macam, ada yang sudah diberi bumbu sehingga tinggal cocol dan makan. Tapi ada juga yang harus di buatkan sambal dulu baru di campur petis biasa.

Petis Madura ini mempunyai kelebihan, dia mempunyai tekstur yang amat padat, hampir seperti gulali, kalau disimpan di kulkas, dia akan sangat padat. Kemudian untuk menggunakannya keluarkan dari kulkas dan biarkan sepuluh sampai lima belas menit agar mudah untuk di ambil pakai sendok. Lalu, bau petis Madura ini sedikit kuat. Awalnya saya belum terbiasa dan belum tahu cara mengolahnya.

Ketika sudah tahu rasa dan mengolahnya, rasa ingin menikmati sambal petis ini meningkat. Seperti hujan kali ini, ada tahu bulat yang pesan di salah satu teman saya. Segera ku buatkan sambal petis Madura ini. Bagaimana cara membuat sambal petis Madura ala Filza, mari baca sampai akhir. Seperti biasa, siapkan bahan-bahannya, diantaranya:

1. Garam

2. Bawang putih

3. Cabai Rawit Sesuai selera

4. Petis Madura

5. Jeruk Nipis

6. Air Secukupnya

Cara membuatnya,

1. Haluskan bahan-bahan sambalnya seperti garam, bawang putih dan cabai rawit

2. Ketika sudah halus, tambahkan satu sendok sampai dua sendok petis Madura 

3. Campur dengan menggunakan layak dan uleknya, disini kita akan kesulitan untuk mencampurnya karena teksturnya yang padat dan sedikit molor seperti karet

4. Tambahkan setengah peresan jeruk nipis dan air untuk memudahkan mencampurnya agar menjadi satu dan cair

5. Icipi apakah sudah sesuai dengan keinginan anda

6. Sambal petis Madura siap dinikmati dengan tahu goreng hangat

Nikmati rasanya dengan suasana hujan melanda. Jangan lupa ajak keluarga untuk makan bersama.

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...