Kau taruhkan Nyawamu
Demi Masa Depan Anak Cucumu
Tak Peduli Rasa Sakit dan Perih
Terik Matahari Menyengat
Guntur Petir Menyambar
Keringat Desar Mengalir
Dan Darah Bercucuran
Namun, Tetap Tak Kau Rasakan
Kerja Rodi dan Romusha
Tetap Kau Lakukan
Kau Bertekat dengan Bulat
Perjuangmu Tak Pernah Sia-sia
Kini......
Sudah Bebas Negeri Kita
Dari Para Penjajah
Anak Cucu Cicitmu
Bisa Merasakannya
Dengan Segala Kebebasan
Kenikmatan, Kesejahteraan serta Kenyamanan
Engkaulah Pahlawan
Engkaulah Pejuang
Tidak Peduli Nyawamu Hilang
Jasamu Sungguh Mulia
Semoga Engkau
Selalu Mendapatkan
SurgaNya
Mari kita sejenak menundukkan kepala seraya Mendoakan, menghadiahkan Fatiha kepada Para Pejuang Kita.
Al Fatihah...
Sebagai generasi Penerus, tentunya banyak tugas untuk menjaga dan melanjutkan perrjuangannya, oleh karena itu, Bersungguh-sungguhlah apapun pekerjaan, aktifitas kita krjakan dengan baik niat yang benar.
Tetap Semangat..

Tulisan yang indah. Mari terus menulis.
BalasHapusTerimakasih bapak, mohon bimbingannya...
Hapus