Kesempatan berhubungan dengan waktu. Kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kalinya. Kesempatan kadang datang diwaktu yang menurut kita tidak tepat. Justru, karena waktu yang tidak tepat, makannya dinamakan suatu kesempatan. .
Dalam suatu kesempatan tersebut, kadang membuat kita belajar banyak hal. Sehingga membentuk pengalaman baru. Maka jangan sia-siakan kesempatan yang baik itu datang.
Saya jadi ingat pesan Rasulullah tentang ingat lima perkara sebelum lima perkara.
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara:
1. Sehat sebelum sakit
2. Muda sebelum tua
3. Kaya sebelum miskin
4. Luang sebelum sibuk
5. Hidup sebelum mati
Menggunakan kesempatan sehat kita untuk segala aktifitas yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan segala kondisi sehat baik sehat dhohir dan batin kita, saya rasa kita akan selalu merasa senang dan bahagia apapun kegiatan kita.
Muda sebelum tua, kadang kita harus buka mata kita untuk melihat yang ada sekitar, seperti orang tua kita, kakek nenek kita, kakak atau adik kita. Hal itu sebagai tolok ukur kita. Dimana posisi kita, muda dibandingkan yang lebih tua. Bagaimana jika kita yang muda berada diposisi nenek atau kakek kita yang sudah mulai menurun segala aktifitas dan kesehatannya. Oleh karena itu, kesempatan muda dan sehat sudah seharusnya dimanfaatkan dengan segala kebaikan.
Kesempatan kaya, menurut saya kaya bukan suatu materi yang menumpuk, tetapi kaya ketika kita merasa cukup dan selalu bersyukur. Bentuk syukurnya dapat direalisasikan dengan berbagai hal. Dengan rasa cukup, "kaya" yang kita miliki, kita mampu berbagi dengan orang-orang disekitar kita.
Luang sebelum sibuk, saya sudah menulis sebelumnya tentang sibuk. Sibuk semua orang pasti sibuk, jadi gunakan waktu luang sebaik mungkin, seproduktif mungkin, tentunya bernilai manfaat. Kita harus belajar mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat. Isi waktu-waktu kita dengan sesuatu yang berharga. Menurut saya kegiatan yang positif disekitar kita juga banyak. Luangkan pikiran tenaga kita untuk membuat hal-hal yang baru dan kreatif. Sangat disayangkan jika ada kesempatan dan waktu begitu saja hilang.
Hidup sebelum mati, semua makhluk yang bernyawa pasti akan mati. Seperti yang dijelaskan dalam Al Quran yaitu:
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ
Artinya: "Setiap yang bernyawa akan mati" (QS Ali Imran ayat 185)
Manusia yang hidup di dunia ini sejatinya hanya mampir untuk menanam. Lalu kapan kita akan memanen? Iya, kelak di akhirat. Kita akan mengetahui seberapa besar panen amal yang telah kita buat. Maka manusia wajib memperbanyak menanam kebaikan dalam segala hal. Selalu menjalankan perintahNya, menjauhi segala laranganNya. Kesempatan hidup yang sangat amat berharga. Nafas yang masih kita rasakan tanpa bantuan alat merupakan nikmat yang sangat berharga. Oleh karena itu, kesempatan hidup yang hanya sekali, harus kita manfaatkan dengan baik sehingga ketika kita sudah tidak berada di dunia ini, minimal dikenal dengan kebaikan-kebaikan yang telah kita ukir.
Jangan, buang kesempatan yang ada untuk selalu berbuat baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar