Blonceng adalah salah satu sayur yang cukup enak diolah menjadi berbagai masakan. Tetapi, ada cerita cukup menarik karena blonceng ini. Kebetulan di halaman rumah kami, selain berbagai tanaman bunga hias, oleh Abah dimanfaatkan untuk menanam berbagai sayuran dan buah-buahan.
Ada blonceng, markisa, pepaya, jambu air dengan jenis yang berbeda, jambu kaget, jambu dersono, jambu citra, sawo, durian, lemon dan beberapa jenis pisang. Juga ada blimbing wuluh, kemangi, kenikir, sawi dan bayam. Baru-baru ini menanam "besaran", mungkin versi Bahasa Indonesianya murbei. Alhamdulillah selalu kami syukuri, kita menanam ini bukan semata mengisi waktu karena pandemi, melainkan sudah lama. Memang, berkebun dan bertani itu bagian dari hobi sekaligus sebagai pekerjaan.
Ketika semua berbuah, Subhanallah sangat indah melihat buah dan daun yang segar. Tentu menambah rasa syukur dan nikmat yang diberikan Allah SWT. Bagaimana tidak indah dan nikmat mereka berbuah dengan bergantian. habis yang pisang, ada pepaya, pepaya habis ada jambu selalu silih berganti dan sedikit kecil kami juga bisa berbagi. Lemon dan markisa bisa kita manfaatkan untuk minuman. Blimbing wuluh, daun kemangi, kenikir, bayam bisa diolah menjadi sayur yang lezat.
Yang lucu adik kandung laki-laki saya yang sekarang semester satu, di jurusan olahraga Universitas Negeri Malang. Karena hampir enam tahun di pesantren, menu ala pesantren yang seadanya dan selalu blonceng dan blonceng. Dia bilang ketika di meja makan "kulo phobia kaleh blonceng" (saya phobia dengan bloceng). Dengan santai, Abah menanggapi "ya enggak usah dimaem" (ya kalau ada tidak usah di makan).
Tapi karena kita menanam, saya selalu iseng ke dia. Kalau sehabis metik, selalu saya berkunjung ke kamar belajarnya dia. Dengan kebirit-birit dia lari. Dan teriak "mbak, kudu huek aku" (mual aku, mbak..)
Begitulah phobia melihat saja tidak mau, apalagi megang dan makan.
Padahal the blonceng kalau diolah atau direbus dan di sajikan dengan sambal santan, rasanya sangat mantab sekali.....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar