31 Desember 2020, di penghujung tahun ini, saya masih diizinkan merasakan nikmat yang luar biasa. Sehat dhohir maupun batin adalah anugerah dari Allah yang luar biasa. Maka kita wajib mensyukurinya dengan banyak-banyakin ibadah dan kegiatan yang harus positif. Sebagaimana bukti rasa syukur kita kepada Sang Pemberi Sehat yaitu Allah SWT.
Saya sedikit berbagi pengalaman di malam 31 Desember 2020 penghujung tahun 2020. Bertepatan dengan ulang tahun ke dua pernikahan saya dan suami. Memang, malam pergantian tahun di keluarga kami tidak ada namanya pesta kembang api, bakar-bakar daging atau keluar malam. Biasanya keluarga kami hanya masak menu sederhana dan dimakan bersama di rumah.
Makan bersama seperti biasa. Pada waktu itu setelah magrib umi dan saya pesan tiga rujak dan tiga punten. Kita pesan ditempat yang sudah menjadi langganan kami, hanya lewat WA saja, pesanan siap diantar sampai ke rumah.
Kemudian pesanan sampai, ramai-ramai semua keluarga makan bersama. Karena pecinta rasa pedas, ya sudah ukuran pedas seperti biasa. Makanlah bersama sambil ngobrol kecil antara saya, suami, abah, umi dan adik.
Setalah ngobrol dan makan selesai, kita melanjutkan kegiatan rutin kita ya berjamaah sholat isya di masjid. Kemudian pulang, sekedar menonton TV, mainan HP, dan umi yang melanjutkan membuat kerajinan. Alhamdulillah kondisi semua keluarga sangat sehat.
Tibalah saatnya istirahat, pada waktu itu memang cuaca agak panas. Tetapi, saya memutuskan untuk tidur tidak memakai kipas angin. Tidurlah untuk istirahat sekitar jam 21.30 WIB.
Tiba-tiba kebangun pukul 23.00 WIB apa yang terjadi. Tubuhku aneh, dan saya bangun untuk duduk sejenak, tiba-tiba sudah tak tertahan lagi. Saya lari ke toilet, muntah sejadi-jadinya. Hampir tujuh kali saya bolak balik toilet kamar muntah dan muntah lagi.
Suami dan saya pun terjaga sampai pergantian malam tahun baru 2021. Badan lemas total, karena perut yang tidak bisa dikompromi, isinya terkuras habis dan kosng. Di isi air sedikit saja, muntah kembali. Masyallah, dibuat tidur pun demikian, maka tidurnya sambil nyenden. Bersandar di tembok dengan setengah duduk.
Subhanallah, terjaga sampai dini hari. Nikmat yang luar biasa bisa merasakan sakit demikian. Sambil banyak istighfar dan berdoa mengiringi gerimis pergantian malam tahun baru kali ini.
Selamat tahun baru 2021, syukuri yang sudah kita capai ditahun lalu, koreksi untuj menjadi insan yang lebih baik, banyak doa semoga segala hal yang baik terkabulkan kebarokahan menyertai. Dan yang terpenting adalah jaga kesehatan. Dan semoga coronces segera pergi sejauh mungkin dan tak usah kembali.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar