Selasa, 19 Januari 2021

RAT


Saya baru bergabung di koperasi ini masih sekitar dua tahun lalu, menjadi anggota awalnya. Dan koperasi ini berdiri di tahun 2016 dengan nama koperasi wanita syariah al ikhlas.

Saya berfikir, pelajaran tengang koperasi serta simbol-simbolnya saya pelajari dulu di sekolah menengah pertama. Dan tentu itu sudah begitu lama. Namun, untuk praktek secara langsung masih belum begitu bisa.

Awalnya menjadi anggota, ya hanya sebatas tahu simpanan pokok yang di awal pertama kali daftar. Serta simpanan wajib yang setiap bulannya kita bayarkan. Lalu ada SHU (sisa hasil usaha). Dan kekuatan tertinggi berada di musyawarah rapat anggota.

Berazaskan Syariah oleh karena itu tidak ada bunga. Namun semua akad sesuai dengan anjuran syariah. Pada tahun pertama saya ikut, berdasarkan rapat digunakan bersama untuk ziaroh wali. Alhamdulillah saya bisa ikut juga, meski tidak kebagian  tempat duduk dan harus  menggunakan kursi plastik. Tapi sangat senang. Bersama ibu-ibu anggota yang lain. Ziaroh kali itu sangat mengesankan. 

Saya bangga pada koperasi ini, karena semua anggota dan pengurusnya sangat kompak. Menjalankan aturan yang telah disepakati dan setiap tahun bisa melalukan RAT (Rapat Anggota Tahunan).

Namun, RAT kali ini sangat berbeda. Biasanya RAT dilakukan dengan semua anggota. Di pandemi kali ini, hanya cukup dari pengurus harian dan perwakilan dari Dinas Koperasi Tulungagung. Dan dilaksanakan secara tertulis untuk tanggapan dan persetujuan anggota.

Pengalaman yang sangat-sangat unik. Kalau RAT sebelumnya saya hanya sebagai anggita. Namun, kali ini saya diberi kepercayaan untuk menjadi salah satu pengurus harian. Dan mengetahui seberapa ribetnya hitung menghitung. Kemudian belajar apa itu neraca lajur, neraca inci, ekuitas dan masih banyak istilah lain.

Di pengurus koperasi ini, kami sangat kompak. Ada Ibu Nanim Sundari sekretaris yang super duper teliti dan perfectsionis terhadap segala hal. Ada Ibu Siti Lusiana yang tulisannya super rapi, dan lucu. Ada Ibu Hj. Dzurrotin Ayun yang sebagai pengawas yang sangat begitu tegas. Ada Ibu Hj. Nurhayati yang sabar dan kalem. Dan Ibu Kades  Hj. Dewi Robiatul yang sangat fashionable. Dan saya yang masih proses belajar dari beliau-beliau semua. Semua saling melengkapi.

Dan belum dari anggota- anggotanya yang semua jamilah jiddan. Selalu semangat, dan lebih kompak lagi kita akan mengagendakan foto bersama menggunakan seragam baru kita.  Alhamdulillah....




2 komentar:

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...