Jumat, 16 April 2021

Nyobain Kebab Turki



Awalnya saya tak begitu minat dengan  yang menurut saya "aneh". Tapi memang harus dicoba untuk mendapatkan suatu pengalaman baru. Dan lidah kita agar terlatih untuk menikmati cita rasa makanan.

Sering dikatain "ilat ndeso" mungkin karena tidak berani mencoba makanan baru dan hanya favoritnya sambal tomat. Namanya anak desa, sewaktu mahasiswa berbagi teman dari penjuru kota, tentu banyak kultur dan kebiasaan yang berbeda. Contoh dari segi makanan, dulu awal-awal masih asing dengan namanya kebab, burger, pizza dan segala jenisnya. 

Pernah suatu hari, ada teman ulang tahun dengan traktiran burger tapi saya malah milih bakso. Jadi semua satu kelas makan burger tapi saya milih makan bakso.

Lambat laun, seperti sekarang ini saya semakin penasaran gimana rasa makanan yang selalu berbalur banyak mayonize. Dua hari ini tanpa angin tanpa apa, saya kepengen banget dengan burger dan kebab.

Alhamdulillah minta rekomendasi teman burger dan kebab yang recommended. Akhirnya menemukan, tentu kita nyarinya setelah sholat tarawih menunggu suami selesai tadarusan karena di bulan Ramadhan ya.

Perpaduan sayur yang segar dan bawang bombai. Diiris sedemikian rupa. Lalu ada lembaran merah, yang merupakan daging dan diiris disesuaikan ukurannya. Setelah semua siap, di ambillah lembaran menyerupai kulit lumpia tapi agak tebal. Mungkin ini namanya kulit kebab.

Lalu disusun dan ditata dengan lapisan pertama adalah sayur segar, kemudian daging, lalu bawang bombai, mayonize dan saos sambal. Saos bisa disesuaikan dengan keinginan bisa pedas atau tidak.

Setelah itu mulai dilipat lipat dan dipanggang di atas pan dengan api yang cukup lalu  dibalurkan margarin . Wah baunya sangat sedap, tapi terbesit kalimat "kira-kira sebesar itu habis tidak ya? Enak tidak ya?"

Setelah jadi masih hangat, lalu disantap Subhanallah ternyata ada suara kresnya sayur dan daging kambing yang lembut  serta saos tomat yang pedas,  mayonize yang meluber jadi satu menambah nikmatnya. Ternyata bisa bersahabat juga si Kebab Turki di lidahku. Nah ini wajib dicoba kembali. So Yummy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...