Alhamdulilah 3 April kemarin kami berkesempatan untuk berziaroh ke Makam salah satu wali songo di kota Surabaya. Tak lain adalah Raden Rahmat, biasa kita sebut dengan Sunan Ampel.
Kita tahu Raden Rahmat atau Sunan Ampel adalah putra dari Syeh Ibrahim Asmorokondi yang dimakamnya di Tuban. Dan Syeh Asmorokondi merupakan putra dari Syeh Jumadil Kubro yang bermakam di Mojokerto.
Saya dengan rombongan awalnya berjumlah sembilan orang. Karena suatu hal yang berangkat delapan orang dengan hanya dua laki-laki, selebihnya perempuan.
Ini rombongan kecil berawal dari rujakan, lalu berlanjut dengan berziaroh. Berdelapan menggunakan kereta api, pulang pergi lewat Kertosono. Ini pengalaman baru lagi buat saya pribadi. Pasalnya selama naik kereta api tujuan Surabaya selalu lewat Malang.
Ternyata ada trik tertentu agar bisa lewat Kertosono. Yakni pahami nama kereta jam berangkat serta tujuan dengan teliti. Awalnya agak ragu ketika ada rencana naik kereta, karena di awal ada kabar kalau naik kereta harus swab. Namun, ternyata tidak hanya diwajibkan memakai masker, jaga jarak dan yang laki-laki wajib berlengan panjang.
Melalui teman-teman inilah saya belajar. Ada Bu Arin, Bu Shofi, Bu Roi, Bu Choir, dan Bu Diah, Pak Muhsin, dan saya ditemani dengan suami.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar