Jumat, 28 Mei 2021

Kalah



Kalah

Menahan Amarah

Kalah 

Menyembunyikan Kecewa

Kalah

Menahan Kebencian


Rugi

Biarkan Dirasakan

Dan Direnungi

Diam Bukan Solusi

Berbicara Pun Sia Sia


Apa

Melihat Pun Tak Sudi

Menyimpan Segala Kelemahan

Jangan Biarkan Jiwamu

Kalah Dengan Energi Setan


Tinggalkan Saja

Angkat Tangan Dan Kaki

Biarkan Menari-nari

Karena Sendiri

Belajar Part 2



Isinya tetap tentang Literasi, materi pertama tentang "memahami konsep dan bentuk pelaksanaan Assesmen Nasional" yang diharapkan di materi ini saya menangkap yakni siswa diharapkan berperan aktif di masyarakat melalui literasi dan numerasi. 

Materi kedua, di paparkan beberapa contoh pembuatan soal. Soal-soal tersebut dijelaskan secara rinci setiap bagian. Ada pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, uraian dan esay. Lalu harus ada bagian bacaan ini menggambarkan teks literasinya. Sehingga membaca dan memahami merupakan modal awal agar bisa mengerjakan soal-soalnya.

Begitu juga dengan numerasi, numerasi pasti berkaitan dengan angka. Ini disampaikan oleh pemateri yang kelima. Dibagian numerasi banyak bentuk soal yang perlu dibaca dan dipahami. Bentuk soal pun bisa beragam ada yang melalui gambar, diagram atau yang lainnya.

Pada materi ke tiga diselingi dengan cofee break. Tapi materinya cukup panjang, tidak menutup kemungkinan rasa bosan dan ngantuk pasti melanda. Hiburannya adalah makan permen, nulis, dan memfoto teman. Kemudian menggerakkan badan. Menguap terus lalu mata berkaca-kaca alias pedes benar. 

Di materi ketiga menjelaskan tentang pembelajaran literasi. Minimal di sekolah mempunyai perpustakaan yang harus dikunjungi siswa. Dalam rangka menumbuhkan kebiasaan dalam membaca. Saya rasa ini "PR" besar buat semua pendidik, bagaimana cara menumbuhkan rasa senang membaca. 

Kemudian dicontohkan beberapa pembelajaran yang berliterasi. Seperti hasil karya anak dipajang di kelas hal ini sangat berdampak positif kepada siswa. Kemudian membangun kebiasaan berliterasi, harus mulai sejak dini. Seperti sepuluh menit untuk membaca buku. Jangan dibebani siswa terlebih dahulu dengan tugas selanjutnya. Hanya cukup membaca.

Pada materi terakhir berisi tentang penyusunan RPP yang disederhanakan. Disitulah setiap peserta mendapat tugas untuk membuat RPP. Panitia sudah menyediakan formnya, kemudian tinggal diisi. Dengan Bu Shely cepat-cepat mengisi form tersebut dengan tujuan cepat selesai dan cepat pulang. Lalu setelah selesai, dari pemateri meminta untuk mempresentasikan. 



Setelah presentasi ada beberapa masukan, kemudian kami revisi dan alhamdulillah acara dapat diakhiri dan di tutup. Besar harapan tentang diseminasi tentang literasi dan numerasi dapat diterapkan di lembaga masing-masing dengan baik. 

Tak lain semoga lembagaku bisa melakukan literasi dan numerasi ini dengan penuh kelancaran.

Belajar Part 1



Kali ini kesempatan yang luar biasa bisa mengikuti pelatihan ini. Diseminasi Bimtek Pembelajaran Berbasis Literasi dan Numerasi bertempat di Mi Modern Mutiara Iman Ngunut Tulungagung. 

Saya mewakili kelas V, dengan Bu Shely mewakili untuk kelas IV. Kami menempati ruangan yang sangat nyaman di lab komputer tentu dengan fasilitas yang ada dengan lengkap komputer dan berAC. Acara di buka persis pukul 08.30 dipandu oleh Ibu Tri Darbudi Antari.

Ada delapan nara sumber dari Rejotangan. Materi dimulai pukul 09.00. Jadwal rentetannya sebagai berikut. 



Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari Bimtek sebelumnya dilaksanakan di beberapa titik di Mi Negeri, MtsN dan MAN di kabupaten Tulungagung. Peserta wajib ikut diseminasi, bisa secara daring dan langsung bertatap muka. Kesempatan kali ini langsung tatap muka dan mematuhi kesehatan.

Kalau kita lihat ada enam materi yang disampaikan oleh delapan narasumber. Kebayang, rasa bosannya jika benar-benar tidak menata niat dengan benar. Diseminasi dengan teman ini saya pribadi sudah dua kali.

Tentang literasi dan numerasi dulu disampaikan oleh Dosen dari Universitas Negeri Malang yakni Bu Titik Harsiati melalui zoom meeting. Nah, kali ini kedua menerima materi yang sama secara langsung.

Selasa, 25 Mei 2021

Dua Payung



Dua Payung

Dengan Segala Kelebihan

Dan Segala Kekurangan

Bukan Untuk Berlomba


Dua Payung

Yang Akan Sama Melindungi

Dari Terik Panas Matahari

Atau Hanya Hujan Deras Turun


Dua Payung

Kau Harus Berbesar Hati

Karena Memilih Diantara Dua

Bukan Hal Yang Mudah


Ketahuilah Dua Payung

Pasti Ada Yang Lebih

Ketika Aku Memilihmu

Namun

Ketika Aku Tak Memilihmu

Bukan Berarti Kau Tak Melindungiku

Maka

Berbesar Jiwalah Wahai Payung

Jangan Lupa



Jangan Lupa

Kita Bermain Bersama

Jangan Lupa 

Kita Makan Bersama

Jangan Lupa

Kita Berlarian Berdua

Jangan Lupa

Kita Bertukar Canda

Jangan Hanya Jadi Cerita

Yang Tidak Akan Menjadi Sejarah

Hingga Tak Pantas Untuk Dikenang

Sadarilah Betapa Indah 

Kasih Mengasih 

Rindu Merindu

Antara Kamu Dan Aku

Yang Dulu Dan Sekarang

Akan Sama Saja

Sendiri



Menikmati Malam

Angin Berhembus Di Sela-Sela

Jendela Kaca

Menikmati Musik Dangdut Modern

Mencoba Berdamai Dengan Suasana

Meski Sendiri Menghayal Agar Ramai

Penuh Dengan Cerita Cinta Berdua

Namun, Tetap Saja Ini Sendiri

Inikah Rasanya Sendiri

Atau Hanya Kesepian 

Karena Tanpa Hadirmu

Aku Memaksa Diriku Untuk Bangun

Dan Berdiri Penuh Percaya Diri

Melangkah Dengan Pasti

Meski Malam Ini Sendiri

Tidak Apa-Apa

Karena Kamu Pasti Akan Kembali

Minggu, 23 Mei 2021

Pemberani



Sebagai manusia kita pasti dianugerahi sebuah kemampuan salah satunya sikap pemberani. Sikap pemberani akan mengarah kepada hal yang baik dan buruk. Semua tergantung kepada pengendalian kita sebagai pemilik sikap pemberani tersebut.

Berani kepada hal negatif, lebih cenderung mudah dilakukan, banyak hal yang tidak kita sadari itu adalah sifat pemberani tapi sebenarnya menjerumuskan atau merugikan. Contoh saja, ketika pengendara sepeda motor dia akan ngebut sesuai keinginan tanpa melihat sekeliling meski itu resikonya besar.

Lalu sifat pemberani yang positif itu juga banyak. Tapi berani mengakui kesalahan itu jarang terjadi. Berani berkata benar, meski banyak melukai hati seseorang itu bukan hal yang mudah.

Jika kita berani mengakui kesalahan atas segala hal yang kita buat di hadapan orang banyak itu patut diacungi jempol sifat pemberaninya. Tidak jarang, dari kita menyembunyikan rapat-rapat kesalahan kita. Namun, kesalahan orang lain diumbar-umbar. Apakah hal demikian dinamakan pemberani? 

Jawabannya itu semua lawan dari pemberani sebenarnya manusia yang seperti itu namanya manusia yang penakut. Hanya menggunakan orang lain demi menutupi kelemahan atau kesalahannya sendiri. Naudzubillah

Marilah terus intropeksi, mengoreksi diri sendiri. Karena segala hal yang kita lakukan sebaik apapun kita pasti dinilai manusia salah. Meski begitu jangan lelah untuk selalu berbuat baik. Karena yang patut menilai adalah Yang Maha Tahu Atas SegalaNya yakni Allah SWT. 

Sekian

Pentingnya Membaca



Sangat penting membudayakan membaca. Apa yang dibaca? segala hal yang perlu dibaca. Apakah buku, majalah, koran atau pesan WA pribadi atau grup. Tentu tidak hanya dibaca lalu akan berlalu seperti angin berhembus kemudian hilang. 

Membaca perlu dengan memahami secara teliti, secara benar. Berawal dari pengalaman saya sendiri. Di zaman seperti sekarang ini, di era kemajuan sosial media, kita harus membaca banyak hal dengan teliti, jeli dan kalau perlu di ulang-ulang.

Ada sebuh pengumuman dan informasi sekolah yang harus saya sebarkan melalui grup laman kelas. Di situ saya sudah menghimbau untuk membaca dengan teliti dan menjadikan sebuah perhatian. Kalau perlu mohon diulang-ulang membacanya agar benar-benar faham.

Ketika perkumpulan sebuah grup lebih dari satu orang bahkan lebih dari dua puluh orang tentu bukan hal yang mudah memahamkan. Tetapi dengan namanya membaca tulisan yang ada, menurut saya akan tetap membantu. Faktanya, namanya di grup tetap ada respon-respon yang aneh, terlihat beberapa orang yang tidak membaca dengan benar dan teliti.

Lalu hujan pertanyaan, yang harusnya tidak perlu dijawab karena sudah ada jawaban dan lengkap dalam pengumuman tersebut. Namun, apa daya tidak di baca. Dan sebenarnya ada beberapa anggota yang lain mengingatkan untuk dibaca ulang dengan teliti, ada juga yang hanya tersenyum melihat ketidak fahaman dalam membaca pesan tersebut. Ya itulah salah satu keunikan menjadi pelayan masyarakat, yang kita hadapi berbagai latar belakang. 

Siapapun yang membaca tulisan ini, sekali lagi penting sekali membaca dan memahami suatu informasi. Dan berhati-hatilah dalam sebuah perkumpulan, jika belum memahami bacaan dengan benar, lalu mengutarakan segala pertanyaan yang jawabannya sudah ada, itu membuktikan kemampuan dan kualitas pemahaman kita terhadap suatu bacaan. Terlebih akan merasa malu karena disaksikan dan dibaca oleh banyak orang. 

Sekian

Jumat, 21 Mei 2021

Asap Rokok



Datang Belakangan

Membuat Polusi

Membuat Tidak Nyaman

Setidaknya Tahu Kondisi

Dan Tempat Untuk Merokok

Benar-benar Membuat Tak Nyaman

Dan Pasti Terganggu

Kalau Ada Yang Batuk

Harusnya Peka

Apalagi Di Tempat Umum


Suatu kesempatan, saya duduk lebih awal di sebuah bangku untuk mengantri. Tiba-tiba ada bapak-bapak merokok dengan percaya dirinya di samping. Kira-kira bagaimana perasaan anda jika mengalami demikian?

Tentu, terganggu tapi saya cukup tahu diri yang tak tahan dengan asap rokok harus pergi menghindar. Sambil batuk-batuk, memang merokok tidak di larang. Namun, seharusnya menjadi perokok memahami.

Ada dua jenis perokok yakni perokok aktif dan pasif. Yang tingkat bahayanya lebih ke perokok pasif. Perlu diketahui, sebenarnya kedua jenis ini mempunyai bahaya yang cukup fatal. Tapi semua kembali ke masing-masing orang.

Maka penting sekali jika memang mau merokok di tempat umum, harusnya lebih menghormati dan menghargai orang-orang yang tidak merokok. Mencari tempat yang minim orang, bilang permisi atau mohon maaf terlebih dahulu sebelum menyalakan rokok. Kalau memang ada tempat khusus silahkan digunakan sedemikan rupa. 

Kamis, 20 Mei 2021

Mata Hitam



Bola Mata Menghitam

Seperti Otak Otoriter

Tanpa Melihat Hak Manusia 


Mulut Dan Lidah Menghitam

Seperti Kalimat Yang Terlontar

Bak Sampah Ludah Yang Basi


Angka-angka Peritungan

Atas Segala Jasa Yang Membantumu

Semena-mena Atas Keputusanmu


Model Manusia Sepertimu

Kebijakan Yang Tak Pernah Bijak

Tak Ada Obat Dan Nasehat

Bahkan Teguran

Kecuali Jatuh Ke Lubang Lembah Jurang Terdalam


Arti Sahabat



Sebuah Kenyamanan

Yang Tercipta

Tanpa Ada Suatu Batasan

Melupa Seperti Apa

Mereka Selalu Ada

Tidak Hanya

Dalam Suka Bahagia

Ketika Darah Bercucuran

Menggores Luka

Menangis Dalam Duka

Mereka Rela Pasang

Segenap Hati Raganya

Melindungi Yang Ia Bisa

Terimakasih Sudah Menerima

Menjadi Bagian Darimu

Jangan Lupa

Kau Adalah Sahabat Terbaikku

Bangun Tidur



Di waktu siang hari tentu banyak orang istirahat termasuk saya. Ketika dirasa cukup sekitar pukul 13.30 saya terbangun untuk segera sholat dhuhur. Lalu dengan setengah mata masih berat berjalan ke arah toilet paling belakang. Karena toilet depan akan dipakai oleh Abah.

Bangun tidur tentu saya tidak memakai kaca mata. Tahukan mata saya memang minus. Setelah buka pintu dapur belakang, saya masih tidak jelas melihat itu tongkat cangkul apa sesuatu menyeladang di tengah pintu. Ku putuskan untuk kembali ke kamar mengambil kaca mata. 

Setelah saya buka ternyata yang awalnya aku fikir tongkat cangkul, ternyata bisa jalan dan sudah separuh dari yang awalnya penuh di depan pintu. Kalian pasti kaget, tongkat apa demikian? Iya itu bukan tongkat biasa, itu adalah ular. Ular yang besar berwarna hitam ada batik fi kulitnya.

Sontak saya lemas, dan memanggil abah yang akan masuk kamar mandi. Lalu di eksekusi abah, kata umi ular printing cukup berbahaya dan besar. Kemudian kelanjutan gimana saya merinding meninggalkan tempat lokasi.

Setelahnya sama abah hendak di kubur difikir sudah mati. Tapi ternyata ketika mi di kubur ekor dan badannya masih menolak dan gerak ke atas. Seperti tidak mau di kubur artinya masih hidup. Saya yang di balik kaca jendela teriak sama abah "itu masih hidup bah". 

Lalu sama abah di angkat tanahnya kembali bagian dari kepala di pukul baru mati dan dikubur kembali. 

Betapa lemasnya badan ini  hingga menyadari kalau tongkat cangkul itu ternyata ular. Ya Allah, bangun tidur dengan mata minus dan belum terlalu sadar ternyata itu benar ular

Idul Fitri 1442 H



Idul Fitri merupakan waktu yang telah ditunggu dan di nanti umat Muslim setelah menjalankan puasa Ramadhan penuh tiga puluh hari. Bulan Syawal yang banyak keanekaragaman dalam menyambutnya.

Saling bermaaf-maafan, saling bersilaturrohim, saling mushofahah atau berjabat tangan dengan sanak saudara, para nenek kakek, teman dan tetangga.

Dua kali merayakan idul fitri di tengah pandemi yang tidak ada ujungnya sangatlah berbeda. Di pandemi pertama kita sangat terbatas dalam berkunjung atau bermushofahah dengan saudara bahkan tetangga. Di pandemi sekarang yang biasa mudik atau pulang kampung di larang. Namun, teknologi sangat membantu dalam bertukar kabar dengan sanak saudara yang jauh.

Kemudian, yang tak kalah penting idul fitri di era pandemi sekarang ini wajib memakai masker, sering-sering cuci tangan. Kalau pengalaman saya pribadi, kemanapun saya pergi selalu membawa hensanitizer yang sangat membantu untuk membersihkan tangan.

Setiap lingkungan atau daerah mempunyai kebijakan sendiri di idul fitri tahun ini. Beberapa daerah teman dan saudara di sebagian daerah kecamatan kalidawir dibatasi untuk anjang sini. Namun, dilingkungan desaku tetap seperti biasa namun harus mematuhi ptotokol kesehatan.

Semoga idul fitri kali ini menjadikan kita manusia yang semakin baik dalam segala hal terutama dalam segi ketaqwaaan. Dan yang paling utama adalah mohon haq adami atas segala dosa kesalahan dengan sesama manusia baik dengan saudara kerabat teman atau tetangga.

Selamat merayakan Idul Fitri 1442 H


Sandaran Hati



Sandaran Hati

Selalu Ingin Dimiliki

Meradang Memuji

Kerinduan Ini


Sandaran Hati

Ratusan Warna Warni

Rasa Yang Telah Terbingkai

Memupuk Menjadi Candu Abadi


Sandaran Hati

Pulanglah Dengan Bahagia

Menjadi Pelengkap Cinta ini

Senin, 10 Mei 2021

Child



Polosnya Sikapmu

Masih Putih Belum Ternoda

Belum Mampu 

Membedakan Marah 

Dan Butuh Perhatian


Kau Masih Kecil

Mereka Yang Banyak

Mengenalmu Dengan Sebutan Imut

Kau Tumbuh Dengan Kuat

Karena Berkat Ibu Yang Hebat


Kau Tangguh

Bahagia Dan Selalu Ceria

Karena Ada Sosok Ayah

Yang Hadirnya

Selau Membawa Kehangatan

Kuatkan



Segala Bentuk Ujian

Segala Bentuk Cobaan

Akan Datang Di Waktu

Terbaik MenurutNya


Apakah Siap

Atau Tidak

Yang Pasti Tetap Datang

Lalu Tetap Dijalani


Maka Kuatkan

Karena Sumber Kekuatan

Hanyalah Engkau

Yang Mampu Memberi SegalaNha

Cinta



Sangat Rumit

Begitu Cerita

Tarik Ulur Karena Butuh Kepastian


Jangan Biarkan 

Lelah Hati Untuk Menunggu

Meski Cinta Akan Layu


Cinta Yang Menguras 

Segala Rasa Emosi

Menahan Rasa Tuk Memiliki


Cinta Yang Harusnya Menjadi Bunga

Mengharum Di Sanubari 

Menghangat Menjadi Pelukan Abadi


Bangunlah Atas Cinta

Rekatkan Atas Nama Cinta

Meski Terombang Ambing Karenanya

Kekhawatiran

 


Jauh Dari Tempat

Yang Seharusnya 

Menggelayut Keresahan


Hanya Lewat Doa

Atas Rasa Gundah Gulana

Berharap Akan Baik-Baik Saja


Tetaplah Disisiku

Cukuplah Tetap Disampingku

Hingga Kugundahan Lenyap Tersapu

Kuliah Subuh



Kuliah subuh adalah salah satu rutinitas masjid Baiturrohman Keben Aryojeding Rejotangan. Setiap selesai subuh kulsub adalah agenda wajib. Kebetulan hari ini di sampaikan langsung oleh Bapak Roziqin.

Setiap bada subuh kulsub disampaikan melalui toa masjid. Sebenarnya ada guru-guru lain selain beliau Bapak Riziqin, diantaranya ada Bapak H. Fuad dan Bapak Anwari. Jamaahnya selalu kompak.

Tidak pandang usia semua antusias untuk mendengarkan kulsub. Kalau anak pesantren yang bermukim di masjid tersebut tentu membawa kitab. Sedangkan jamaah yang lansia semangat untuk tolabul ilminya tak kalah dengan yang muda.

Hari ini kulsub yang disampaikan ada dua hadits nabi. Yang pertama berisi bahwa "jangan sampai meri/iri terhadap tetangga" apapun kondisinya. Tetangga punya mobil baru, jangan dirasani atau di gosipin. Tetangga punya motor baru di jauhin kadang-kadang di diemin, dicuekin. Hal ini sangat berbahaya karena iri atau meri itu adalah penyakit hati. Apa-apa yang baru dari tetangga kanan kiri, keinginan untuk memiliki sangat kuat. Sehingga bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Padahal salah satu syarat di sayang oleh tetangga atau rukun terhdap tetangga adalah tidak perlu iri atau meri. Karena setiap orang jatah rizkinya tidak sama. Jadi jauhilah rasa iri, rasa benci terhadap tetangga. 

Hadits yang kedua berkaitan dengan hidupnya sebuah keluarga. Sebuah anugerah dan rasa syukur yang harus dilipat gandakan, ketika sebuah keluarga semua anggotanya sehat. Meski ibarat hanya punya beras semangkuk, sehat merupakan karunia yang tiada duanya. Karena dengan sehat keluarga tersebut akan selalu memacu untuk semakin semangat dalam beribadah. Kemudian ketetapan iman adalah nikmat yang luar biasa.

Maka dari itu apapun kondisinya jaga hati banyak bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita.

Jumat, 07 Mei 2021

Tips Bukber



Bukber, buka bersama. Setiap hari buka bersama dengan keluarga inti dalam satu rumah. Namun, sebagian dari kita memaknai bukber, buka bersama teman, sahabat dan bertempat di luar rumah.

Ada beberapa tips menurut saya jika kita benar-benar mau melaksanakan bukber bersama teman yang bertempat di luar rumah. Diantaranya, pertama pastikan bermusyawarah lalu mendapat kesepakatan bersama dan kekompakan dalam memilih dimana tempat bukber nya.

Kedua, perwakilan dari anggota bukber untuk reservasi atau pesan terlebih dahulu, maksimal pagi hari sebelum sore pelaksanaan bukber. Lalu, pilih menu yang sesuai dengan pilihan anggota teman kita. Karena biasanya menu yang banyak, serta teman bukber banyak sangat memungkinkan menu yang di pesan bervariatif.

Keempat, pilihlah tempat bukber yang nyaman, ada mushola untuk sholat. Ini sangat sangat penting karena kadang kita bukber atau makan bersama dan bercengkrama dengan teman lupa batas waktu sholat maghrib.

Kelima, kalau kita sebagai perempuan jangan lupa membawa mukena. Sebenarnya kemanapun kita pergi, sangat baik jika selalu membawa mukena sendiri. Hal ini meminimalisir mengantri mukena di mushola setempat.

Keenam, jangan lupa abadikan momentum dengan berfoto bersama. Lalu ambillah kesepakatan jika memang harus berpamitan duluan meninggalkan tempat bukber.

Hal penting lagi, selalu jagalah kebersihan, jangan lupa memakai masker dan cuci tangan. Demikian tips ala saya untuk melaksanakan bukber bersama teman atau sahabat.

Sepatu Hitam



Langkahmu Terlalu Kuat

Larimu Terlalu Kencang

Jangan Lupa Untuk Berhenti

Di Waktu Yang Tepat


Jangan Terlalu Diluapkan

Segala Tenaga Dan Kekuatanmu

Hingga Kau Lupa Sisi Kesehatan

Mental Dan Hatimu


Jika Memang Ini Waktunya

Sepatu Hitam Yang Menemani

Pengabdian Yang Abadi

Meski Keloyalan Terkhianati


Rabu, 05 Mei 2021

Catatan Hari Ini



Puji syukur Alhamdulillah selalu saya panjatkan atas segala nikmat yang diberikanNya. "Hal sederhana akan lebih bermakna jika ditulis". Satu kalimat semangat dorongan siang ini dari beliau Bapak Dosen IAIN Tulungagung Dr.Ngainun Naim, M.H

Apresiasi dengan diberikannya dua buku membuat saya semakin yakin dengan dunia menulis. Menulis selalu memberikan dampak yang baik terhadap diri saya. Lebih memahami arah dan kemauan diri ini.

Menulis sangat menyenangkan, terlepas dari isinya apapun itu. Dua hadiah buku ini salah satunya adalah bentuk catatan sederhana. Namun ternyata sangat bermakna. 

Mengapa bisa bermakna? Iya karena dengan ditulis, di tulis dan terbentuk menjadi sebuah buku. Menurut saya ini sangat kece, keren dan amazing. Apalagi penulis masih duduk sebagai siswa. Yaitu putra dari beliau bernama Mas Qubba.

Maka sesederhana apapun isinya tulis saja. Yang penting tidak mengundang syara atau menyinggung bahkan menjelekkan orang lain. Yakini saja, dengan menulis akan selalu membawa kebarokahan.

Rahasia




Tersipu Tak Mampu Melihat

Tak Mampu Bersuara

Senang Melihatnya

Kehangatan Tercipta

Tapi Tetap Malu


Bukan Atas Segala Kekurangan

Bukan Juga Atas Kesalahan

Namun Kecanggungan Yang Ada

Membuat Benteng Perbedaan

Tapi Tetap Malu


Begini Kah

Rasanya Mengagumi Dengan Rahasia

Rasanya Menyayangi Dengan Diam

Rasanya Merindu Dengan Hayalan

Hingga Kisah Kasih Melanda

Menjadi Sebuah Hadiah Kebahagiaan

Senin, 03 Mei 2021

Kuatkan



Kuatkan Kaki Ini Untuk Berpijak

Kuatkan Tangan Untuk Merangkul

Kuatkan Mata Untuk Selalu Menatap


Pulihkan Sisa-Sisa Luka Yang Ada

Meski Menyisakan Bekasnya

Hapuskan Segala Kekecewaan 


Hingga Air Mata Haru

Menjadi Bukti Kebahagiaan

Yang Lama Telah Dinanti


Minggu, 02 Mei 2021

Musik



Musik bagiku adalah salah satu cara meluapkan segala suasana hati. Alunan dari berbagai alat musik baik tradisional maupun modern. Jika di padukan sedemikian rupa. Akan sangat nikmat untuk di dengar.

Mendengarkan sambil menghentakkan kaki tipis-tipis itu sangat membantu meringankan pikiran. Untuk jenis musik atau lagu kembali ke individunya masing-masing. Sehingga kita bebas mengekspresikan diri.

Seperti musik dangdut pun rasanya sangat nikmat sambil bergoyang tipis. Atau dibarengi dengan olahraga. Rasanya sangat berbeda gerak-gerakan badan diiringi dengan musik. Akan lebih bersemangat dalam melangkahkan kaki ke kanan kiri. 

Namun kita tahu bahwa banyak jenis musik dan lagu yang liriknya membuat hati semakin galau, atau sedih. Apalagi para pemuda yang sedang bergejolak cinta yang membara. Sehingga sering semakin sedih lalu akan meneteskan air mata.

Mari kita coba dengarkan lagu yang bisa membangunkan semangat dalam segala aktifitas kita. Terus semangat


Jangan




Senyum Tipis Menghiasi

Langkah Kaki Penuh

Kepercayaan Diri


Sejuknya Hati

Melebihi Bunga Segar

Bak Tersirami


Kesegaran Nafasnya

Menenangkan Segala Kerupekan

Kenyamanan Selalu Tercipta


Jangan Pergi Pergi Lagi

Tetaplah Disini

Menyeka Sepinya Hati

Warna Warni



Satu Minggu sudah tidak menulis. Kenapa, semangat yang naik dan turun. Tapi memang suasana hati lagi berkecamuk.

Antara suka dan duka yang telah saya rasakan. Hanya air mata yang bisa berbicara. Ketika rasa sayang yang melebihi diri sendiri, tiba-tiba datanglah kekecewaan yang sangat luar biasa. Yang tak bisa di gambarkan.

Apakah marah, ya tentu saya hanya manusia biasa. Itulah warna warni kehidupan. Kita sudah berhati-hati dan melindungi segala yang merugikan.

Namun, itu sudah menjadi takdirNya. Ternyata memang harus terjadi. Lalu tinggal bagaimana kita menyikapi. Seketika itu memang marah. Sebelumnya saya berusaha menahannya sekuat tenaga. Faktanya belum bisa.

Dari sini saya bisa belajar, bahwa apapun kondisi hati, curhatlah dengan sang pemilik hati yakni Allah. Kedua, selalu husnudzon dengan apa yang terjadi. Ketiga luapkan rasa kekecewaan dan marah dalam bentuk doa.

Masalah pasti akan datang kepada setiap makhluk yang hidup layaknya manusia. Masalah pun tidak akan datang kepada mereka yang tidak hidup. Oleh karena itu, mau tidak mau harus dijalani dan di lalui.

Semangat

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...