Sabtu, 17 Juli 2021

Nge-Grill Dengan Kearifan Lokal



Bersama dengan teman-teman yang sama tanpa rencana panjang dikoordinatori oleh Bu Arin alhamdulillah bisa merasakan Grill. Grill dari bahasa inggris artinya panggangan. Pengalaman baru makan bersama dengan nge-grill.

Apa yang di grill ok, disini saya mencoba menuliskan bahan-bahannya, alat dan cara nge-grill.

Bahannya adalah

1. Daging ayam (daging yang digunakan sesuai selera, bisa daging sapi) kurang lebih 1,5 kg, untuk enam sampai tujuh orang dan sudah di iris tipis memanjang

2. Bawang bombai 2 buah

3. Paprika  boleh paprika merah atau putih 2 buah

4. Bawang putih 5 siung

5. Garam

6. Kecap

7. Saus Barbeque

8. Cabai besar hijau dan merah masing-masing 5 biji

9. Cabai rawit sesuai selera

10. Jamur enoki

11. Margarin

12. Jeruk lemon atau nipis 2 buah

13. Sosis Premium

14. Air mineral


Alat yang harus dipersiapkan, diantaranya:

1. Pan, Teflon khusus untuk grill

2. Sumpit, garpu, sendok

3. Pisau

3. Mangkuk kecil

4. Ember plastik kecil

5. Kompor grill


Lalu bagaimana cara membuatnya

1. Siapkan daging ayam yang sudah diiris tipis memanjang, pisahkan antara kulit dan dagingnya, cuci bersih dan peraai dengan jeruk atau lemon dan tiriskan

2. Saus barbeque tuangkan di ember plastik kecil campur dengan sedikit air,

3. Cincang halus bawang putih lalu campurkan dengan saus barbeque

4. Cincang kasar bawang bombai, cabai rawit, cabai hijau dan merah besar

5. Iris agak tebal sosis sesuai selera dan iris jamur inokinya 

6. Lalu campurkan sedikit cincangan kasar tiga bahan di saus barbeque dan ayamnya untuk di marinasi atau direndam

7. Tambahkan sedikit garam

8. Panasi pan, dengan margarin secukupnya dan ratakan

9. Jika dirasa sudah panas, Masukkan ayam, dan sosis dan jamur inoki

10. Sambil di panggang dan di balik, biasanya ada sisa airnya, untuk tanda dia matang atau belum harus di bolak balik dan tambahkan kecap dan tunggu sampai airnya habis, lalu bisa di nikmati langsung dan diambil memakai sumpit dan mangkuk kecil.

Kematangan daging kita sukanya agak benar-benar matang, alias agak gosong, itulah bedanya lidah lokal dan lidah internasional. Hehe

Jujur sesederhana itu, tapi enak pol, maknyus, so yummy dan lezat pol. Membuat ingin nambah terus. Sampai lima kali nge-grill, tentu perut akan kenyang.

Penasaran kan,

Yuk mari mencoba,

Terimakasih kepada Bu Shofi yang menyediakan tempat. Dan teman-teman yang lain sudah hadir, terus kompak ya. Yang berhalangan hadir tidak masalah. Lain kali kita realisasikan nge-grill berikutnya dengan daging sapi. So yummy.

Itulah nge-grill dengan kearifan lokal kita.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...