Jumat, 20 Agustus 2021

Membangun Literasi Membaca



Alhamdulillah sudah dua hari kami menerapkan lima belas menit untuk membaca. Banyak hal yang saya temukan. Buku yang tersedia judulnya berfariatif.

Ada buku-buku pengetahuan, sejarah, legenda, fabel dan beberapa buku puisi. Membangun kebiasaan membaca memang sulit. Karena memang masih awal.

Namun, saya yakin betul, dari membaca anak-anak kelas saya akan mempunyai pengetahuan lebih serta pengalaman baru yang mereka temukan. Mendapat informasi terbaru, kemudian letak-letak suatu tempat, jika mereka melihat atlas. 

Hal sepele tersebut, saya pribadi sangat bangga. Kendala dalam membangun literasi membaca pasti akan ditemui. Jika sudah terbangun kebiasaan membaca, sebagai guru atau fasilitator kita harus lebih kreatif misal menanyakan soal-soal isi buku, dan minimal kita sudah pernah juga membacanya.

Kendala yang kali ini saya hadapi ialah, ternyata di kelas VI yang harusnya bisa membaca memindai, membaca dengan teliti serta memahami lalu minimal bisa menyimpulkan ternyata ada beberapa yang masih belum bisa di tahap tersebut. Mengapa demikian? Karena ternyata, sebagian kecil dari mereka mencari buku yang banyak gambarnya dan teksnya yang sedikit. Padahal di tahap demikian itu kelas satu sampai kelas tiga.

Apakah termasuk terlambat untuk membangun kebiasaan literasi dengan membaca ini? Jawabannya, tidak, karena membaca itu tidak ada batas, mungkin sedikit sempoyongan iya.

Jadi, tetap semangat untuk membaca, membaca jangan hanya dari gambar saja. Mungkin gambar memang bisa membantu, namun isi atau teks kalimat, paragraf dan isi daripada penjelasan gambar harus difahami. Difahami dengan tentu dibaca, tidak hanya di bolak balik lembarannya.

Semangat literasi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...