Hari ini agendanya rihlah, bersama Paud RA Al-Quran Jabalkat. Semua Bapak Ibu guru difasilitasi untuk ikut. Alhamdulillah saya satu bus bersama Ust Miswan, Bu Wid, Bu Diah, dan Bu Devi. Busnya sangat nyaman, bersih sopir kernet sangat ramah. Kali ini saya duduk paling depan. Kalau kemarin rihlah dengan kelas VI saya, duduk belakang.
Berangkat sekitar pukul setengah delapan, dan di buka dengan Ust Miswan dan dipimpin doa bersama. Karena rutenya di Blitar, otomatis kita ke timur. Lewat desa Sumberjo Kulon, ternyata ada hajatan, kemudian perempatan yang buat jalan pintas, hanya cukup buat truk dan mobil, sedangkan bus kita ada empat semua besar kapasitas enam puluh orang. Otomatis, kita terpaksa mundur seada-adanya mencari perempatan yang besar agak lumayan jauh sekitar dua kilometeranlah. Meski membutuhkan waktu cukup lama, alhamdulillah lancar.
Suasana bus, awalnya semua diam, kemudian banyak yang penasaran di depan ada apa sehingga kita harus jalan mundur. Tapi, Ust Miswan berkata "wonten hajatan ibu-ibu, kaleh kajenge lami nitih busnya". Intinya depan ada hajatan, dan kita bisa naik bus lebih lama. Semua tertawa kecil, sebab ada salah satu ibu nyletuk "weh iki gak sido, kok mundur pulang lagi " (wah, ini tidak jadi kok jalan mundur pulang lagi).
Sampai pom bensin Jimbe, Blitar kita berhenti lagi, konsep rihlah ini memang santai karena pesertanya adalah anak-anak usia dini. Jadi, diikuti dengan sangat santai dan mengalir. Tujuan pertama kita kali ini di makam Yai Solihin Kanigoro. Dan saya baru pertama kali berkunjung di sini. Setelah dari makam tersebut kami langsung ke tujuan utama di Blitar Park.
To be continued
Tidak ada komentar:
Posting Komentar