Rabu, 16 Maret 2022

Golden Age



Sering kita mendengar bahwa masa kecil yang bahagia, atau sebaliknya masa kecil kurang bahagia. Apapun itu setiap manusia akan mengalami tumbuh dan kembang dari sejak dalam kandungan ibu, kemudian lahir  dengan masih bayi, balita, anak-anak, remaja sampai dewasa. Sehingga manusia mustahil tiba-tiba menjadi dewasa.

Tumbuh dan kembang anak-anak secara langsung maupun tidak langsung banyak yang mempengaruhinya. Salah satunya ada faktor gen, makanan yang bernilai bergizi, dan ada faktor lingkungan. Kalau kita mempelajari psikologi anak mungkin jangkauannya akan lebih luas. Salah satunya ditahap anak-anak ada istilah golden age atau masa keemasan.

Golden age atau masa keemasan memiliki arti bahwa pertumbuhan otak anak akan berjalan dengan pesat dengan dibarengi suatu aktivitas fisik. Kadang sebagai orang tua tidak sadar akan hal tersebut. Beberapa ahli menyebutkan umur anak di golden age ini adalah 0 sampai 6 tahun. Sebagai orang tua harus mengetahui apa yang dilakukan untuk menghadapinya. 

Anak-anak identik dengan bermain, umur 0 sampai 6 tahun dunianya tentu akan di permainan. Permainan yang ada, sebagai orang tua setidaknya menyajikan yang baik untuk motorik halus dan kasarnya anak. Motorik halus seperti menulis, menggambar, melipat artinya mengaktifkan gerak jari-jari tangannya. Lalu motorik kasar melompat, berlari, olahraga dan lain-lainya. Zaman sekarang menemukan media permainan yang demikian sangat mudah. 

Tetapi, hal itu tidak cukup sebab, permainan yang dihadapkan ke anak-anak juga harus memberikan stimulus atau rangsangan untuk kemampuan kognitifnya. Misalnya bisa berhitung, menceritakan ulang apa yang telah ia ketahui, kemampuan berbahasa dengan kata atau kalimat. Hal ini akan membantu perkembangan karakter anak. Utamanya adalah pengaruh lingkungan, artinya sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik kepada dia, sebab di umur ini anak cenderung akan meniru. Oleh karena itu, kepada anak-anak kita, tanamkan segala hal yang baik.

Jangan sia-siakan masa golden age di anak kita, dengan keegoisan yang kadang tidak dirasa. Jangan korbankan masa keemasan anak, dengan tanpa memantau dan memperhatikannya dengan penuh kasih sayang. Sebab menjadi orang tua juga suatu anugerah yang tak ternilai,  begitu juga dengan anak adalah amanah Allah yang haru benar-benar kita jaga dhohir dan batinnya.

Keep Fighting

2 komentar:

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...